Realisasi Zakat Kota Yogya Masih Rendah

Jika setiap pegawai memiliki kewajiban membayar zakat Rp 100.000 per bulan, maka potensi zakat yang bisa terkumpul mencapai Rp 1,5 miliar per bulan.

Realisasi Zakat Kota Yogya Masih Rendah
net
Ilustrasi Zakat 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta berupaya memaksimalkan realisasi perolehan zakat dari potensi zakat di Kota Yogyakarta.

Hal itu dimulai dengan zakat profesi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wakil Ketua Pelaksana Baznas Kota Yogyakarta Misbachruddin mengatakan, secara umum belum ada perhitungan yang pasti terkait potensi zakat secara kesuluruhan di Kota Yogyakarta.

Saat ini Baznas baru menghitung potensi zakat profesi.

"Potensi zakat profesi ASN di Kota Yogyakarta bisa mencapai Rp 1-1,5 miliar per bulannya," ungkap Misbachruddin, Minggu (24/9/2017).

Namun, hingga saat ini realisasi zakat profesi yang dikumpulkan melalui Baznas Kota Yogyakarta baru mencapai sekitar Rp 270-300 juta per bulan atau baru sekitar 20-30 persen dari potensi yang ada.

Penghitungan potensi tersebut didasarkan pada jumlah ASN di Kota Yogyakarta yang tercatat sekitar 15.000 orang.

Jika setiap pegawai memiliki kewajiban membayar zakat Rp 100.000 per bulan, maka potensi zakat yang bisa terkumpul mencapai Rp 1,5 miliar per bulan.

"Harapannya, mereka tetap menyalurkan zakat profesi melalui lembaga zakat lain yang ada," ungkapnya.

Misbachruddin mengatakan, pencapaian realisasi zakat hingga 100 persen dari potensi yang ada sangat sulit dilakukan. Menurutnya, realisasi di angka 70-80 persen dari potensi yang ada sudah cukup baik.

"Jika realisasi bisa mencapai 70 - 80 persen dari potensi yang ada, maka itu sudah sangat bagus. Kami upayakan ke sana," katanya.

Saat ini, Baznas Kota Yogyakarta terus berupaya berkoordinasi dengan instansi lain di Kota Yogyakarta untuk pengelolaan zakat profesi, sehingga realisasi bisa semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Seluruh zakat yang berhasil dihimpun oleh Baznas Kota Yogyakarta akan disalurkan untuk pembiayaan berbagai program kegiatan, di antaranya Program Yogya Taqwa.

Dalam program tersebut, Baznas Kota Yogyakarta memberikan bantuan bagi santri TKA dan TPA kurang mampu, hingga beasiswa bagi siswa berprestasi di bidang agama. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: gil
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved