TribunJogja/

Pemkab Gunungkidul Targetkan 2 Ribu RTLH Selesai pada 2019

Jumlah RTLH terus mengalami penurunan seiring mengalirnya bantuan dari pemerintah dan juga pihak swasta.

Pemkab Gunungkidul Targetkan 2 Ribu RTLH Selesai pada 2019
internet
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Gunungkidul sebagian besar dihuni oleh warga berusia lanjut dan tak lagi produktif.

Keberadaannya tak hanya di pesisir atau pedalaman, namun juga wilayah perkotaan.

"Kebanyakan adalah mereka yang berusia lanjut dan tak lagi produktif, serta lemah secara ekonomi, Mereka tinggal di rumah tak layak huni," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Gunungkidul, Eddy Praptono, Minggu (17/9).

Eddy menuturkan, RTLH tersebar ke sejumlah wilayah, tak hanya di wilayah pedalaman yang mengalami kesulitan akses air listrik, namun juga wilayah perkotaan.

"Di perkotaan juga ada, mereka yang kurang mampu secara ekonomi, dan tak memiliki biaya untuk memperbaiki rumah mereka," ujarnya.

Pihaknya menargetkan seluruh RLTH dapat ditargetkan selesai ditangani pada tahun 2019 mendatang.

Pihaknya mengusulkan kepada pemerintah pusat sebanyak 2.000 rumah tak layak huni untuk diperbaiki.

"Kami terus usulkan, meskipun kuota yang ada setiap tahun jumlahnya terbatas. Namun secara bertahap, masalah ini akan dapat diselesaikan," ujarnya.

Eddy menuturkan jumlah RTLH terus mengalami penurunan seiring mengalirnya bantuan dari pemerintah dan juga pihak swasta.

Dia pun mendorong perusahaan melalui Corporate Social Responbility (CSR) dapat membantu dalam penanganan masalah rumah tak layak huni di Gunungkidul.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help