TribunJogja/

KPU Kota Yogya Dekatkan Rumah Pintar Pemilu ke Masyarakat

Taman Pintar Yogyakarta yang banyak pengunjungnya dinilai dapat menggapai sasaran masyarakat yang diinginkan.

KPU Kota Yogya Dekatkan Rumah Pintar Pemilu ke Masyarakat
internet

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta akan membangun rumah pintar pemilu di Taman Pintar Yogyakarta.

Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan sosialisasi pemilu kepada masyarakat.

Ketua KPU Kota Yogyakarta, Wawan Budiyanto mengatakan, selama ini rumah pintar pemilu dibangun di kantor KPU masing-masing daerah.

Untuk pertama kalinya akan dibangun di luar wilayah kantor KPU yang nantinya bisa menjadi pilot project sosialisasi pemilu di Indonesia.

"Menjadi kewajiban KPU di seluruh Indonesia untuk membuat rumah pintar pemilu di setiap kantornya. Nah kantor KPU Kota Yogyakarta ini ruangnya terbatas dan gedungnya bagian cagar budaya sehingga tidak bisa diubah-ubah karenanya kita rencanakan dititipkan di Taman Pintar saja," ungkap Wawan.

Wawan menyebutkan, penempatan rumah pemilu diluar kantor KPU melihat pada sisi kemanfaatan.

Bila ditaruh di kantor KPU yang beralamat di Jalan Magelang, Kricak Tegalrejo, dinilai tidak akan banyak dimanfaatkan masyarakat.

Taman Pintar Yogyakarta yang banyak pengunjungnya dinilai dapat menggapai sasaran masyarakat yang diinginkan.

"Azas manfaatnya akan lebih besar ketika di Taman Pintar, akan lebih optimal dalam mengedukasi calon pemilih," sebutnya.

Proyek rumah pintar pemilu dimulai sejka tahun 2015 oleh KPU Pusat.

Setiap daerah mendapat anggaran untuk pembangunan sarana edukasi pemilu tersebut.

Adapun Wawan menyebut, anggaran bagi KPU Kota Yogyakarta sebesar Rp 35 juta.

Komisioner KPU Divisi Sosialisasi Sri Surani mengatakan, KPU Kota Yogyakarta yang pertama kali mengajukan rumah pintar pemilu berada diluar kantor KPU. Ini akan menjadi prototipe rumah pintar pemilu skala nasional.

"Di Taman Pintar itu sendiri akan ada zona khusus terkait pemilu sehingga mengedukasi kepada generasi muda bahwa pemilu itu penting menentukan kehidupan bernegara," ujarnya. (*)

Penulis: gil
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help