TribunJogja/

Hiswana Migas Tambah Stok Fakultatif Gas Melon di Kulonprogo

September ini Hiswana Migas melakukan penambahan stok fakultatif gas melon tersebut sebanyak 15.680 tabung.

Hiswana Migas Tambah Stok Fakultatif Gas Melon di Kulonprogo
TRIBUNJOGJA.COM

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Kebutuhan masyarakat terhadap gas elpiji 3 kilogram atau gas melon cenderung meningkat pasca Idul Adha.

Pasokan gas pun di tengah masyarakat pun ditambah untuk mencukupi kebutuhan tersebut.

Koordinator Keagenan Gas Elpiji 3 kilogram wilayah Kulonprogo dari Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY, Taufiqqurakhman mengatakan, pada September ini pihaknya melakukan penambahan stok fakultatif gas melon tersebut sebanyak 15.680 tabung atau 1,81 metrik ton per hari.

Secara total, Kulonprogo memiliki alokasi ketersediaan hingga 296.560 tabung atau 34,22 Metrik ton/hari yang diyakini mencukupi kebutuhan metrik ton untuk lima agen yang ada.

Adapun alokasi reguler di wilayah Kulonprogo selama ini mencapai 264.560 tabung atau 30,53 metrik ton per hari.

"Ini untuk mencukupi kebutuhan normal warga Kulonprogo, khususnya selama September 2017 ini," kata dia, Minggu (17/9/2017).

Namun begitu, diakuinya penambahan stok fakultatif ini terbilang terlambat dilakukan.

Perhatian Hiswana Migas sebelumnya terfokus pada upaya penambahan stok fakultatif mengantisipasi hari libur Idul Adha.

Yakni, penambahan stok sebanyak 16.320 tabung atau 1m88 meterik ton per hari.

Adapun pasca libur di awal September itu tidak ada penambahan karena pihaknya baru bisa memenuhi kebutuhan alokasi regulernya.

Taufiqqurakhman mengatakan, ada masa saat alokasi fakultatif belum turun dari Pertamina, Hiswana tidak bisa memasok tabung sesuai kontrak.

Sehingga, tidak menutup kemungkinan ada pangkalan yang kekurangan pasokan sekitar 10-15 tabung.

"Di awal September, tambahan fakultatifnya belum turun dan kami hanya bisa menyetok alokasi regulernya. Jadi, beberapa pangkalan stoknya berkurang," kata dia.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help