TribunJogja/

24 Ribu KK di Gunungkidul Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

Bantuan perbaikan secara bertahap akan diberikan kepada rumah-rumah yang dirasa sudah tak lagi layak untuk ditinggali.

24 Ribu KK di Gunungkidul Tinggal di Rumah Tak Layak Huni
internet
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Gunungkidul memang masih memprihatinkan.

Puluhan ribu kepala keluarga di Gunungkidul ternyata masih tinggal di tempat tinggal yang kurang layak.

Hal tersebut dibenarkan oleh Bupati Gunungkidul, Badingah.

Dikatakannya, hingga kini masih terdapat sekitar 24 ribu RTLH yang perlu segera diperbaiki.

"Kami mendata masih ada puluhan ribu rumah yang dalam kondisi kurang layak huni. Ini menjadi pekerjaan yang mesti segera diselesaikan," ujar Badingah, Minggu (16/9).

Kriteria rumah tak layak huni yang dimaksud seperti atap rumah masih terbuat dari rumbia atau seng, dinding tripleks atau kayu yang sudah lapuk, lantai masih berupa tanah dan juga rumah panggung yang sudah tidak layak.

Badingah pun akan melakukan verifikasi terdapat 24 ribu rumah tak layak huni yang sudah terdata.

Bantuan perbaikan secara bertahap akan diberikan kepada rumah-rumah yang dirasa sudah tak lagi layak untuk ditinggali.

“Kami akan melakukan verifikasi terhadap rumah-rumah tersebut, apakah layak dibantu atau tidak. Nanti bantuan akan diberikan untuk merehab rumah,” ujar Badingah.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help