TribunJogja/

Vespa Klasik dan Vespa Bermotif Batik Dihadirkan saat Grebeg Vespa di Yogya

Ada vespa klasik yang turut ditampilkan, yakni buatan 1950an. Selain itu yang sangat khas Yogyakarta adalah adanya Vespa dengan penampilan batik.

Vespa Klasik dan Vespa Bermotif Batik Dihadirkan saat Grebeg Vespa di Yogya
TRIBUNJOGJA.COM/IKRAR GILANG
Ketua Panitia Asia Vespa Days 2017 Frannata Suryanto saat jumpa persen kepada awak media pada Kamis (14/9/2017) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ikrar Gilang

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hari kedua Asia Vespa Days (AVD) 2017 menjadi puncak den can parade Vespa atau Gerebeg Vespa menyambut Hut ke-261 Kota Yogyakarta.

Ketua Panitia AVD 2017 Frannata Suryanto mengatakan, sebanyak 261 Vespa akan mengikuti grebeg vespa berkeliling kota Yogyakarta pada Sabtu (16/9/2017).

Vespa akan bersolek sehingga menarik perhatian Masyarakat.

Frannata menyebut, ada vespa klasik yang turut ditampilkan, yakni buatan 1950an.

Selain itu yang sangat khas Yogyakarta adalah adanya Vespa dengan penampilan batik.

"Uniknya, vespa ini dicanting langsung layaknya mencanting batik. Butuh proses dua tahun untuk bisa mencanting seluruh bagian dari vespa," ungkap Frannata pada Kamis (14/9/2017).

Gerebeg vespa akan dimulai dari Balaikota Yogyakarta menuju daerah Selatan, Jalan Malioboro dan kembali ke Balaikota.

Komunitas Vespa di Indonesia yang akan hadir rata-rata merupakan skuter pabrikan tahun 60-an dan 70-an.

Mereka berkendara dari daerah masing-masing menuju Yogyakarta untuk berkumpul bersama.

Sejumlah penggemar dari berbagai negara juga turut hadir, yakni Malaysia, Vietnam, China, hingga Italia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: gil
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help