TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Terkait Kasus Pembuangan Bayi di Tempat Sampah, Polres Sleman Masih Tunggu Petunjuk Kejaksaan

Penyidik Satreskrim Polres Sleman tengah menunggu petunjuk dari kejaksaan dalam perkara pembuangan bayi oleh tersangka Leli Utami (21).

Terkait Kasus Pembuangan Bayi di Tempat Sampah, Polres Sleman Masih Tunggu Petunjuk Kejaksaan
Tribun Jogja/ Santo Ari
Penyidik Polres Sleman menetapkan ibu pembuang orok bayi di Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sleman, sebagai tersangka. Leli Utami, (21) seorang mahasiswi keperawatan sebuah perguruan tinggi di Yogya. 

TRIBUNJOGJA.COM - Penyidik dari Satreskrim Polres Sleman tengah menunggu petunjuk dari kejaksaan dalam perkara pembuangan bayi oleh tersangka Leli Utami (21) mahasiswi keperawatan asal Mesuji Timur, Lampung.

Leli Utami, diduga kuat membuang anaknya sesaat setelah melahirkan, Rabu (9/8) silam.

Orok bayi itu dibungkus tas plastik dan di buang di tempat sampah sekitar kosannya.

"Sudah tahap 1, pengiriman berkas perkara dan kami sedang menunggu petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum," ujar Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Are.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tersangka melahirkan secara sendiri dengan berujung kematian pada si anak di Babarsari.

Ia melahirkan seorang diri di kamar mandi kos.

Ia pun membuang bayi yang telah dilahirkan di tempat sampah tak jauh dari kosnya di Glendongan, RT.13 RW.04, Babarsari.

Penyidik menerapkan pasal berlapis yakni Pasal 80 ayat 3 dan 4 UU RI tahun 2016 tentang perlindungan anak.

Pasal 341 KUHP tentang pembunuhan tidak direncanakan dengan ancaman tujuh tahun penjara, pasal 305 KUHP tentang menaruh anak di bawah umur tujuh tahun di suatu tempat agar dipungut orang lain dengan maksud terbebas dari pemeliharaan anak itu dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan.

Dan pasal 308 KUHP yang mengatur bila seorang ibu, karena takut akan diketahui orang bahwa ia telah melahirkan anak dan kemudian membuangnya, maka maka maksimum pidana dalam pasal 305 dikurangi separo.(*)

Penulis: nto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help