TribunJogja/

Pemkot Yogya Nilai Ada Pelanggaran IMB

Perubahan pengajuan izin dari sebelumnya pembangunan hotel ke tempat kos bisa dilakukan selama memenuhi persyaratan dan rencana tata ruang wilayah.

Pemkot Yogya Nilai Ada Pelanggaran IMB
tribunjogja/agung ismiyanto
Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Yogyakarta menyegel lokasi proyek pembangunan hotel di Jalan Ipda Tut Harsono, Kelurahan Muja-Muju, Kecamatan Umbulharjo, pada awal tahun 2017. Penyegelan dilakukan oleh aparat penegak Peraturan Daerah (Perda) ini lantaran pihak pengembang ini tak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Moratorium pembangunan hotel di Kota Yogyakarta masih berlaku hingga Desember 2017.

Namun Pemkot Yogyakarta menilai ada yang mencoba mengakali aturan tersebut dan perlu pencermatan lebih lanjut.

Kepala Bidang Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta Setiyono membenarkan ada pembangunan hotel ilegal kemudian dicabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB)-nya karena tidak sesuai ketentuan.

Namun rupanya pengembang melanjutkan pembangunan dengan dalih pembangunan kos eksklusif.

Setiyono menjelaskan, pihaknya belum menerbitkan kembali proyek pembangunan tiga lantai di Jalan Ipda Tut Harsono tersebut.

Namun pengembang proyek pembangunan tersebut mengajukan IMB untuk tempat kos-kosan.

Tapi IMB juga belum diterbitkan, sehingga jika di lapangan sudah ada aktivitas pembangunan dipastikan melanggar.

“Itu berati pelanggaran. Sekitar seminggu yang lalu kami baru terima permohonan IMB itu untuk kos-kosan eksklusif 90 kamar. Kami masih dalam tahap pencermatan permohonan itu, belum kami terbitkan IMB-nya,” jelas Setiyono.

Menurutnya perubahan pengajuan izin dari sebelumnya pembangunan hotel ke tempat kos bisa dilakukan selama memenuhi persyaratan dan rencana tata ruang wilayah.

Namun pihaknya juga masih mencermati apakah ada kaitannya karena ada kebijakan moratorium pembangunan hotel masih berlaku.

Halaman
12
Penulis: gil
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help