TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

KKN UMY Bangun Rumah Data Kependudukan di Desa Srimulyo

KKN UMY melakukan renovasi untuk Rumah Data Kependudukan sekaligus penataan ruangan di dalam rumah dan pemberian televisi sebagai sarana penunjang.

KKN UMY Bangun Rumah Data Kependudukan di Desa Srimulyo
istimewa
KKN UMY melakukan renovasi untuk Rumah Data Kependudukan sekaligus penataan ruangan di dalam rumah, pemberian televisi sebagai sarana penunjang, dan juga seperangkat komputer, serta pembuatan website sebagai sarana informasi kepada khalayak ramai di Dusun Jasem, Srimulyo, Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berada di Dusun Jasem, Srimulyo, Piyungan, Bantul, DI Yogyakarta memberikan kontribusi yang tidak biasa terhadap desa tersebut.

Beberapa hal yang dilakukan diantaranya melakukan renovasi untuk Rumah Data Kependudukan sekaligus penataan ruangan di dalam rumah, pemberian televisi sebagai sarana penunjang, dan juga seperangkat komputer, serta pembuatan website sebagai sarana informasi kepada khalayak ramai.

Mahasiswa UMY tersebut merupakan gabungan dari 10 kelompok KKN yaitu kelompok KKN 216, 039, 095, 259, 222, 025, 082, 251, 018 dan 207 yang semuanya adalah  angkatan 2014 dan dibimbing oleh Emil Adly, Cahya Damarjati dan Hakas Prayuda.

Sugeng Suryanto S selaku ketua dari program tersebut mengatakan bahwa ide itu diinisiasi oleh LP3M UMY dan BKKBN, kemudian amanat tersebut diemban oleh 10 kelompok KKN yang berada di Kecamatan tersebut.

“Awalnya kita hanya akan menyediakan media elektronik saja. Tapi karena kondisi bangunan yang tidak memungkinkan maka saya dan teman-teman sepakat untuk merenovasi rumah tersebut,” tuturnya pada Kamis (14/9).

Sugeng juga mengatakan bahwa dalam proses pengerjaannya memakan waktu kurang lebih 3 minggu dan melibatkan 2 orang tukang untuk membantu memasang atap dan dinding rumah.

“Untuk menyelesaikan rumah data ini kami perlu bantuan 2 orang tukang dan waktunya 3 minggu. Alhamdulillah bisa selesai dan semoga kedepannya ini tidak sekadar membantu warga dari sektor pendataan, tapi juga lebih bermanfaat bagi mahasiswa untuk mendapatkan ilmu serta wawasan tentang kependudukan,” tambah mahasiswa Jurusan Ekonomi Perbankan Islam tersebut.

Emil Adly selaku dosen pembimbing lapangan mengatakan bahwa kontribusi yang dilakukan mahasiswa tersebut sangatlah luar biasa terhadap Dusun Jasem ini.

Di Dusun Jasem ini progam mereka concern kepada permasalahan kependudukan dan dibantu oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) serta Teknik Sipil UMY.

Total dana yang digunakan untuk menyelesaikan program ini kurang lebih 20 juta.

Halaman
12
Penulis: gya
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help