TribunJogja/

Terkait Smart Parking, Jukir Tak Perlu Khawatir

Transaksi keuangan melalui mesin sehingga mencegah terjadinya tindak pidana komrupsi dengan pemakaian karcis parkir berulang-ulang.

Terkait Smart Parking, Jukir Tak Perlu Khawatir
Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
ilustrasi: Salah satu tempat khusus parkir di kawasan Pasar Beringharjo terlihat dipenuhi kendaraan. Pemkot dan DPRD tengah menggodok Raperda Perparkiran yang salah satunya memuat penerapan tarif parkir progresif. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ikrar Gilang

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Yogyakarta menilai sistem smart parking mencegah tindakan korupsi dan membuat juru parkir (jukir) kembali kepada tugas pokoknya.

Pimpinan Komisi D DPRD Kota Yogyakarta Antonius Fokki Ardiyanto mengatakan, sistem smart parking dengan mesin parkir elektroni mendukung kinerja jukir.

Pasalnya transaksi keuangan melalui mesin sehingga mencegah terjadinya tindak pidana komrupsi dengan pemakaian karcis parkir berulang-ulang.

"Selama ini masyarakat kan mengeluhkan karcis yang ternyata dipakai berulang-ulang dan kadang harganya tidak sesuai aturan," ujar Fokki pada Rabu (13/9/2017).

Fokki menyebut, sistem smart parking akan mengembalikan tugak pokok dan instruksi (tupoksi) dari jukir, yakni menata kendaraan yang ada atau diparkir.

Jukir pun juga digaji melalui APBD yang saat ini masih tengah dalam pembahasan.

"Besaran gaji tentu tidak sama antar kawasan tapi harus dikaji oleh Bappeda atau Dinas Perhubungan," jelasnya. (tribunjogja.com)

Penulis: gil
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help