TribunJogja/

Taruna AAU Jalani Latihan Survival di Sermo

Skenario yang dijalankan yakni para taruna itu terjatuh di air setelah pesawat yang ditumpanginya tertembak di wilayah musuh.

Taruna AAU Jalani Latihan Survival di Sermo
TRIBUNJOGJA.COM/SINGGIH WAHYU
Taruna AAU menjalani latihan survival Wanatirta di Waduk Sermo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sebanyak 104 taruna dan taruni Akademi Angkatan Udara (AAU) melaksakan latihan Wanatirta di Waduk Sermo, Kokap, Kulonprogo, 13-15 September 2017.

Mereka digojlok kemampuan bertahan dalam suasana perang di wilayah hutan dan perairan.

Peserta pelatihan terdiri atas 95 taruna dan 9 taruni dari angkatan 2014-2015.

Materi yang diberikan yakni mengenai kemampuan SAR (search and rescue) serta SERE (Survibal, Evation, Resistence, dan Escape).

"Intinya adalah mereka berlatih bagaimana bertahan hidup di air dan hutan dalam suasana perang. Sebelumnya kami sudah beri pekatihan teori bagaimana mereka bertahan dalam kondisi itu dengan berbagai cara dan sekarang dipraktekkan langsung," kata Kepala Departemen Matra AAU, Kol Pnb Wibowo Cahyono, Rabu (13/9/2017).

Skenario yang dijalankan yakni para taruna itu terjatuh di air setelah pesawat yang ditumpanginya tertembak di wilayah musuh.

Mereka lantas bermalam di air sebelum esoknya masuk ke hutan dan mencari wilayah aman di mana kawannya menunggu.

Dalam kondisi itu, disimulasikan pula kondisi peperangan oleh musuh dan mereka harus tetap bertahan hidup.

Cara survival menurut Cahyono harus dilakukan dengan segala cara terbaik.

Termasuk, mengonsumsi tumbuh-tumbuhan ataupun hewan liar seperti ular.

Para taruna sudah dibekali oengetahuan tentang bahan makanan apa saja yang bisa dikonsumsi di hutan.

Saat di air, mereka juga dibekali kail dan benang untuk mendapatkan ikan sebagai sumber makanan.

"Ini merupakan latihan tingkat tiga dan jika lulus mereka mendapatkan Brevet Sea and Jungle Survival. Pada kenaikan tingkat selanjutnya, mereka juga akan menempuh pelatihan Cakrawana Paksa terkait pengtahuan navigasi," tukas Cahyono.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help