TribunJogja/

Target Operasional Bandara 2019 Harus Didukung Semua Pihak

Surat peringatan pertama sudah dilayangkan kepada semua warga terdampak agar segera mengosongkan lahan, rumah, atau bangunan yang masih ditinggali.

Target Operasional Bandara 2019 Harus Didukung Semua Pihak
IST
Surat dari Angkasa Pura kepada warga di lahan bandara untuk segera pindah. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Target operasional bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo pada 2019 menjadi tanggung jawab yang harus diwujudkan PT Angkasa Pura I.

Perusahaan ini pun meminta semua pihak untuk mendukungnya, baik itu pemerintah daerah, masyarakat dan semua pihak lainnya.

Sekretaris Proyek Pembangunan NYIA PT AP I, Didik Catur menyebut, Presiden Joko Widodo saat groundbreaking pembangunan bandara tersebut pada awal tahun ini telah mencanangkan target pengoperasian bandara NYIA, yakni bandara tersebut harus sudah bisa didarati pesawat pada April 2019.

Atas target tersebut, dia menilai semua pihak musti membantu pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai target waktu tersebut.

"AP I tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan pemerintah daerah beserta perangkatnya," kata Didik, Rabu (13/9/2017).

Untuk percepatan pembangunan, AP I juga telah meminta warga terdampak untuk segera mengosongkan lahan.

Surat perintah berikut surat peringatan pertama sudah dilayangkan kepada semua warga terdampak peserta program relokasi agar segera mengosongkan lahan, rumah, atau bangunan yang masih ditinggali.

Demikian juga untuk warga terdampak bukan peserta relokasi.

"Sudah semua (dikosongkan) yang tidak ambil relokasi," katanya.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo berharap PT AP I tidak serta merta langsung menggusur semua warga sekaligus. Melainkan, perusahaan itu bisa menggarap dulu sisi lahan yang memang sudah tidak berpenghuni dan bisa dikerjakan duluan.

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo hingga saat ini amsih melakukan upaya percepatan relokasi warga terdampak ke pemukiman baru. Paling lambat akhir September ini program relokasi itu bisa dituntaskan seluruhnya.

"Kalau masih ada warga yang menunggu rumahnya jadi, ya diberi waktu lah," kata dia.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help