TribunJogja/
Home »

DIY

Pancaroba Diprediksi Terjadi Akhir Oktober

Warga diharapkan sudah bisa memprediksi kapan pancaroba akan datang, terutama warga yang berprofesi yang memiliki keterkaitan dengan cuaca.

Pancaroba Diprediksi Terjadi Akhir Oktober
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Terkait dengan kemarau tahun ini, BPBD DIY tidak hanya menyoroti soal daerah yang mengalami kekeringan saja dan warga kesulitan air.

Namun juga terkait dengan pancaroba yang diprediksi bisa terjadi pada akhir Oktober mendatang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Krido Suprayitno mengatakan bahwa menghadapi pancaroba pihaknya akan melakukan rapat koordinasi sebagai bagian antisipasi.

Karena saat pancaroba biasanya akan terjadi bencana yang berkaitan dengan angin kencang, selain hujan yang ekstrim.

Sehingga perlu ada kewaspadaan terkait pohon-pohon yang lapuk dan juga terkait konstruksi bangunan lain seperti baliho maupun tower.

Sisa waktu yang ada diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mengecek kondisi yang ada.

Selain itu warga  juga diharapkan sudah bisa memprediksi kapan pancaroba akan datang, terutama warga yang berprofesi yang memiliki keterkaitan dengan cuaca.

Seperti petani yang berkaitan dengan musim tanam.

"Nelayan juga harus mewaspadai, ketinggian ombak harus diwaspadai, padahal saat itu juga sedang musim panen ikan. Kondisi ini harus disikapi agar tidak kecolongan dan bisa diprediksi," katanya, Rabu (13/9/2017).

Seperti diberitakan Agustus dan September ini diprediksi akan menjadi puncak musim kemarau, sementara kemarau diprediksi akan terjadi hingga Oktober dan terjadi pancaroba.

Kemarau mengakibatkan kekeringan melanda beberapa daerah dan harus dilakukan droping air bersih.

Pemanfaatan sumber sumber mata air dalam dan permukaan juga dilakukan, serta disikapi dengan manajemen air.(*)

Penulis: dnh
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help