TribunJogja/
Home »

Jawa

Motif Hutang dan Asmara Melatar Belakangi Pembunuhan Sugeng Raharjo

Entah apa yang ada di benak keduanya, hingga akhirnya sepakat menghabisi nyawa korban, dengan meminta bantuan dari lima tersangka lain.

Motif Hutang dan Asmara Melatar Belakangi Pembunuhan Sugeng Raharjo
Foto : Internet
Ilustrasi

TRIBUNJOGJA.COM, TEMANGGUNG - Teringkusnya tujuh tersangka pembunuhan terhadap Sugeng Raharjo (35), warga Klidang Lor RT 5 RW 2 Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, membuat motif di balik kasus tersebut, perlahan mulai terungkap.

Kapolres Temanggung, AKBP Maesa Soegriwa, mengatakan bahwa dugaan motif pembunuhan itu, adalah masalah hutang.

Yakni, antara korban dengan Dewi, seorang tersangka, yang disinyalir merupakan otak di balik kejadian mengenaskan tersebut.

"Korban kan dikenal sebagai paranormal. Kemudian, tersangka Dewi meminta supaya penyakit yang dideritanya bisa disembuhkan. Tapi, setelah melewati rangkaian pengobatan, sampai menghabiskan biaya Rp 150 juta, penyakitnya tidak kunjung sembuh," ujarnya.

Namun, imbuh Maesa, selain masalah hutang, disinyalir ada motif lain yang melatar belakangi pembunuhan ini.

Yaitu, tersangka Wisnu merasa cemburu terhadap korban, lantaran selama ini antara Wisnu dengan Dewi, terjalin hubungan asmara.

"Jadi, tersangka Wisnu cemburu karena kedekatan Dewi dengan korban. Benar saja, hubungan asmara ternyata juga sempat terjalin, antara Dewi dengan korban," ungkapnya.

Entah apa yang ada di benak keduanya, hingga akhirnya sepakat menghabisi nyawa korban, dengan meminta bantuan dari lima tersangka lain.

Bahkan, Dewi disinyalir rela menjual beberapa barang miliknya, untuk dijadikan sebagai imbalan bagi kelima tersangka, dengan besaran yang berbeda, antara satu dengan yang lain.

"Bagian yang diterima lima tersangka berbeda, bervariasi, antara Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta, tergantung peran yang dijalankan," imbuhnya. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help