TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Ini yang Akan Terjadi Jika Pangkalan Gas LPG Nakal

Jika ada laporan, pihaknya akan melakukan kroscek di lapangan dan seandainya terbukti putusan hubungan kontrak tidak segan-segan dilayangkan.

Ini yang Akan Terjadi Jika Pangkalan Gas LPG Nakal
TRIBUNJOGJA.COM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram membuat Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DIY membuat regulasi tegas.

Yos Widihapsoro, Wakil Ketua II Hiswana Migas menjelaskan pihaknya akan menindak tegas pangkalan yang menyalahgunakan wewenang terkait gas melon atau tiga kilogram.

"Keterbatasan kami juga untuk pengawasan maupun distribusinya. Kami senang dapat masukan. Kalau dikemudian hari ada pangkalan yang menyalahgunakan wewenang atau distribusi akan kita tindak tegas," jelasnya di wilayah Kantor Humas dan Protokol Kabupaten Sleman, Rabu (13/9).

Tindakan tegas yang dimaksud adalah pemutusan hubungan kerja.

Jika ada laporan, pihaknya akan melakukan kroscek di lapangan dan seandainya terbukti putusan hubungan kontrak tidak segan-segan dilayangkan.

"Kita sudah ada kontrak dan rambu-rambu yang kita tepati. Sanksinya pemutusan hubungan kerja. Dulu ada di daerah lain kita putus hubungan kerja karena memang ada kesalahan," timpalnya.

Lanjutnya, masyarakat juga diimbau agar tidak panic buying. Tadinya hanya memiliki satu tabung terisi, begitu mendengar kabar kelangkaan gas terus mengisi tiga sampai empat tabung lain.

"Karena ada isu tabung 3 kilogram ditarik. Ini sebenarnya pemicu kekunragan (gas). Selain juga hari besar," bebernya.

Sementara itu, pihaknya tidak bisa menindak jika ada pengusaha rumah makan menggunakan gas melon.

Hal tersebut merupakan wewenang Pertamina.

Halaman
12
Penulis: sis
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help