TribunJogja/
Home »

DIY

Ini Segudang Prestasi yang Pernah Diraih Sujud Kendang

Sujud smenerima piagam saat tampil di 'Pisowanan Agung' di Kraton Kesultanan Yogyakarta di hadapan Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 20 Mei 1998.

Ini Segudang Prestasi yang Pernah Diraih Sujud Kendang
TRIBUNJOGJA.com | Yudha Kristiawan
Pak Sujud Sutrisno seniman satu kendang masih sehat. Pak Sujud begitu ia akrab disapa menanggapi santai perihal berita hoax yang mengabarkan beliau meninggal dunia. Tribun Jogja menemui pria yang berusia 64 tahun ini. (20 September 1953). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM , YOGYA - Di rumah Sujud yang terbilang cukup sederhana di daerah Badran, Jetis Yogyakarta, terpampang beberapa piagam penghargaan yang ditempel di dinding.

Dari sederet pajangan dindingnya, terdapat Album Street Music of Java, musik orisinil, direkam tahun 1976-1978 yang diedarkan di Amerika Serikat dan Eropa.

Namun, Sujud dan musisi lain yang terlibat di dalam pembuatan album ini tidak menerima royalti dari penerbit album (record label).

Sujud sempat menerima piagam saat tampil di 'Pisowanan Agung' di Kraton Kesultanan Yogyakarta di hadapan Sri Sultan Hamengkubuwono X pada tanggal 20 Mei 1998.

Ada pula Kua Etnika, sebuah grup musik yang dipimpin oleh Jaduk Ferianto sempat memberi penghargaan kepada Sujud dengan menjulukinya sebagai 'Pengamen Agung' Indonesia.

Untuk pertunjukan Sujud sudah melanglang buana ke banyak kota di Indonesia.

Pertunjukkan yang pernah diikuti Sujud diantaranya, Live in Bantul (Tahun 2001) oleh Blass record, The First Indonesia International Drum Festival, Konser Tunggal di Bantul pada tanggal 25 April 2001 dan Festival Gamelan Yogyakarta ke-7 pada tahun 2002. (*)

Penulis: yud
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help