TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Harga Cabai Merosot

Saat ini harga cabai di petani benar-nenar anjlok hanya Rp4 ribu sampai Rp6 ribu saja.

Harga Cabai Merosot
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
Paguyuban Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Sleman mengeluhkan harga cabai yang merosot dalam Forum Komunikasi (Forkom) ke 11 di Padukuhan Karang Kalasan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Rabu (13/9). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Implementasi dari kebijakan pemerintah mengenai pertanian dikeluhkan beberapa kalangan.

Habib Habudin, Ketua Paguyuban Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Sleman menjelaskan meski kebijakan pemerintah terkait pertanian bertujuan bagus, namun implementasi di lapangan masih sangat kurang.

"Belakangan ini pemerintah membuat kebijakan saya yakin tujuannya bagus, tetapi implementasi di lapangan justru bantuan pemerintah berupa alat dan biaya panagn justru membunuh petani," jelasnya

"Contoh program penaman cabai yang menurut keterangan kementerian menstabilkan harga cabai justru malah jauh menurunkun harga cabai," timpalnya.

Lanjutnya, petani tidak menginginkan harga terlampau tinggi juga harga telampau rendah.

Harga yang sesuai menurut Habib di angka Rp20 ribu hingga Rp25 ribu.

"Petani tidak mengginkan harga teralalu tinggi atau terlalu rendah. Break Even Point (BEP) Rp17.500 artinya harga wajar cabai di kisaran Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu," paparnya.

Lanjutnya saat ini harga cabai di petani benar-nenar anjlok hanya Rp4 ribu sampai Rp6 ribu saja.

Menurutnya hal ini terjadi karena banyaknya cabai yang beredar di masyarakat.

"Faktor suplai dilapangan terlalu banyak. Kementerian Pertanian tidak menghitung secara matang program penanaman cabai," cetusnya.

"Per 1000 meter nilainya bantuan Rp 3 juta. Dan mampu memproduksi cabai 1 ton. Tapi kerugian mencapai 15 juta," sambungnya.

Habib pun berharap, hal ini jangan sampai berlarut.

Pemerintah harus segera mengambil langkah, menurutnya ketika harga cabai naik pemerintah berusaha menurunkan, saat ini hal sebaliknya juga mesti dilakukan.

Ketika harga cabai menurun, harus juga diupayakan naik demi kesejahteraan petani.

"Petani yang selama ini bisa dilakukan hanya meningktkan produktivitas dan efisiensi biaya produksi," pungkasnya. (*)

Penulis: app
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help