TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Harga Cabai Anjlok Bikin Mental Petani Jatuh

Dampaknya mental para petani jatuh, cara perawatannya menjadi asal-asalan.

Harga Cabai Anjlok Bikin Mental Petani Jatuh
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
Paguyuban Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Sleman mengeluhkan harga cabai yang merosot dalam Forum Komunikasi (Forkom) ke 11 di Padukuhan Karang Kalasan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Rabu (13/9). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Petani merespon Anjloknya harga cabai di pasaran.

Januriyanto, Ketua Kelompok Tani Tani Rukun Padukuhan Karang Kalasan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman menjelaskan mental petani turun ketika mengetahui harga cabai anjlok.

"Dampaknya mental para petani jatuh, cara perawatannya menjadi asal-asalan," ujarnya.

Untuk itu, Janu berusaha untuk selalu menyemangati para petani yang menjadi anggotanya.

"Insyaaalah harga cabai naik kita sedang cari solusi," jelasnya.

Terdapat sekitar lima hektar tanaman cabai dalam kelompok tani tersebut.

Masing-masing empat hektare cabai keriting merah dan satu hektare cabai rawit.

"Untuk jumlahnya kami sekitar 1000 meter2 kemarin mendapat hasi 70 kg. Itu baru awal," sambungnya.

Dampak dari merosotnya harga cabai ini membuat mental petani jatuh.

Tak jarang petani uring-uringan dan malas ke sawah.

"Kapoknya tidak, tapi semangatnya melemah. Sekarang dua tiga hari baru ke sawah," pungkasnya. (*)

Penulis: app
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help