TribunJogja/

Viral Medsos

Dua Pria Ini Bonyok Dihajar Massa, Gara-garanya Mereka Diduga Nyolong Buah Pepaya

Dengan alasan geram, mereka menghakimi terduga pelaku tanpa melakukan penyidikan ataupun penyidikan.

Dua Pria Ini Bonyok Dihajar Massa, Gara-garanya Mereka Diduga Nyolong Buah Pepaya
facebook/ Yuni Rusmini
Terduga pencuri pepaya dihajar massa 

TRIBUNJOGJA.COM - Apapun alasannya, mencuri memang melanggar hukum dan termasuk perbuatan tercela.

Di Indonesia, aturan yang melarang perbuatan mencuri diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 362, 363 dan pasal 365.

Hukuman kurungan ataupun denda siap menanti bagi pencuri. Namun meskipun sudah ada peraturan yang berlaku, terkadang warga main hakim sendiri ketika menangkap basah pelaku pencurian.

Dengan alasan geram, mereka menghakimi terduga pelaku tanpa melakukan penyidikan ataupun penyidikan.

Salah satunya seperti dialami oleh dua orang pria di Boyolali, Jawa Tengah.

Wajah mereka bonyok dan beberapa anggota tubuh lain mengeluarkan darah, setelah dihajar massa karena mencuri pepaya. Kejadian miris itu diungkapkan netizen Yuni Rusmini di akun Facebooknya.

Salah satu pria yang dihajar massa disebutkan sakit polio. Di foto, bentuk kaki pria yang mengenakan kaos merah memang tak seperti orang kebanyakan.

"2 pencuri  pepaya (gantung) tertangkap massa malam tadi.

Sungguh miris dihajar  massa hingga berdarah darah (Lihat ft bpk maling yg kaos merah , maaf kakinya sdh cacat /polio).
Menurut keterangan , warga geram karena srg kehilangan pepaya di pohon tanamannya.

Tkp :  timur  desa Barengan, Salakan, Teras, Boyolali tepatnya   jln arah Pengging .

Dari pengakuannya maling trs  orang Kiringan, Boyolali.
Dari keterangan warga maling ada 5 namun yg 3 kabur.
Skrg 2 maling di bawa ke kantor polisi utk diproses kelanjutannya.

Ya Allah ....
Maling atau mencuri Mmg salah ,tapi kasihan juga klu mlht main hakim seperti ini, Aplgi YG dicuri barang Tak berharga yaitu pepaya," tulis Yuni, Rabu (13/9/2017).

Saat berhasil dikonfirmasi, Yuni membenarkan soal kejadian tersebut.  Terduga pelaku pencurian ada lima orang menurutnya.

Namun tiga orang lainnya berhasil kabur. Berdasarkan informasi yang diperoleh Yuni, diduga pepaya hasil curian itu untuk dijual lagi.

"Saat mengumpulkan di tengah kebun malah ketahuan. Yang kaos hitam itu bosnya, sedangkan yang kaos merah anak buahnya," ungkap Yuni.  (*)

Penulis: say
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help