TribunJogja/
Home »

DIY

DIY Siapkan 500 Tangki Air Bersih Tambahan

Musim kemarau tahun ini yang panjang mengakibatkan sebaran daerah yang mengalami kekeringan bertambah dan harus dibantu dengan pengedropan air bersih.

DIY Siapkan 500 Tangki Air Bersih Tambahan
ist
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Musim kemarau tahun ini diprediksi lebih panjang dan lebih parah dibandingkan pada tahun kemarin.

Kemarau diprediksi akan terjadi hingga Oktober mendatang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Krido Suprayitno mengatakan Agustus dan September adalah puncak kemarau.

"Prediksi kita, musim kemarau masih lama, sehingga perlu diwaspadai," katanya saat ditemui di DPRD DIY, Rabu (13/9/2017).

Berdasarkan informasi dari BMKG dan laporan lapangan, Krido mengatakan dibanding 2016, tahun ini kemarau akan lebih panjang.

Namun diprediksi tidak akan separah pada 2015 karena saat itu terjadi El Nino.

Musim kemarau tahun ini yang panjang mengakibatkan sebaran daerah yang mengalami kekeringan bertambah dan harus dibantu dengan pengedropan air bersih.

Di Gunungkidul disebutkan Krido kekeringan relatif terjadi di 11 dan delapan diantaranya membutuhkan perhatian khusus dengan dropping air.

Daerah lain, di Kulonprogo yang semula empat kecamatan bertambah menjadi 10 kecamatan.

Sedangkan di Sleman terjadi pergeseran dan terjadi di wilayah Prambanan di desa Gayamharjo dan sekitarnya.

Tercatat 1000 tangki air bersih yang berasal dari APBD DIY sudah didistribusikan dan sudah habis.

Krido mengatakan pihak Pemda DIY melalui Dinas Sosial DIY mengajukan kembali 500 tangki air bersih dan akan dikhususkan untuk Oktober 2017.(*)

Penulis: dnh
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help