TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Tes CAT BKN CPNS Berjalan Lancar

Mereka merupakan sebagian kecil dari 5.974 pelamar S1 mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) di BKN Yogyakarta selama 11-16 September.

Tes CAT BKN CPNS Berjalan Lancar
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
Ratusan orang berpakaian putih hitam tampak memadati Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta di Jalan Magelang KM 7,5, Mlati Sleman, Selasa (12/9) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ratusan orang berpakaian putih hitam tampak memadati Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta di Jalan Magelang KM 7,5, Mlati Sleman, Selasa (12/9) sore.

Ratusan orang tersebut tengah mengikuti tes CAT, setelah lolos seleksi administratif dalam seleksi CPNS kloter I tahun ini.

Mereka merupakan sebagian kecil dari 5.974 pelamar S1 mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) di BKN Yogyakarta yang dibagi dalam enam hari, 11-16 September.

Seorang peserta tes adalah Ovi Arum Subekti.

Perempuan asal Bantul tersebut akan bersaing dengan pelamar lain untuk merebutkan tempat di posisi Pemeriksa Merek Pertama di Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

Meski pernah terkendala saat mendaftar, namun hal tersebut tak menyurutkan niatnya menjadi abdi negara.

"Kemarin kendala pas internet servernya down jadi nggak tau tanggal berapa kita ujian. Untungnya Kantor Wilayah kasih tahu dan ujian di sini verifikasi juga di sini," ujarnya di sela-sela tes CAT.

Sementara untuk tes CAT sendiri ia mengaku tidak mengalami kesulitan berarti.

Selain itu tidak ada gangguan dari perangkat komputer maupun dari jaringan.

"CAT di sini lancar-lancar saja," jelasnya.

Sementara, peserta tes lain yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa ia juga mengalami kesulitan saat melakukan print untuk mengambil tanggal dan lokasi ujian.

"Waktu memasukkan nomor Registrasi eror. Login tidak bisa," jelasnya.

Namun ia lega begitu ada informasi lanjutan bahawa tidak perlu cetak kartu ujian.

Untuk mengikuti tes hanya membawa berkas dan kartu ujian yang dicetak saat pertama kali daftar online dan membawa KTP.

"Ternyata cek lagi berubah diberi pengumuman tidak perlu registrasi dan legalisir. Tapi membawa kartu peserta ujian yang pertama dan KTP," pungkasnya. (*)

Penulis: app
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help