TribunJogja/

Serapan Anggaran Baru 56 Persen

Realisasi belanja daerah secara total mencapai besaran Rp814,33 miliar atau 56,54 persen dari anggaran belanja senilai Rp1,44 triliun.

Serapan Anggaran Baru 56 Persen
Net
kulonprogo

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Realisasi serapan anggaran di Kulonprogo baru mencapai 56,54 persen per 31 Agustus 2017.

Penyerapan anggaran terbanyak untuk belanja pegawai.

Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kulonprogo, Ifwandari mengatakan bahwa secara umum tingkat serapan anggaran cukup baik karena sudah lebih dari 50 persen hingga akhir semester pertama 2017.

Penyerapan juga sesuai dengan anggaran yang telah disusun di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pemakai anggaran.

"Sampai Juni kan paling tidak sudah 50 persen anggaran terserap. Masih akan meningkat lagi dan September paling tidak sudah 75 persen realisasi serapannya," kata Ifwandari, Selasa (12/9/2017).

Merujuk data dari Laporan Realisasi Anggaran yang disusun BKAD Kulonprogo, realisasi belanja daerah secara total mencapai besaran Rp814,33 miliar atau 56,54 persen dari anggaran belanja senilai Rp1,44 triliun.

Realisasi itu mencakup belanja operasi senilai Rp725,33 miliar atau 63,95 persen dari anggaran tersedia Rp1,134 triliun serta belanja modal senilai Rp88,99 miliar atau 30,20 persen dari nilai anggaran Rp294,668 miliar.

Pada pos belanja operasi, serapan terbanyak digunakan untuk keperluan belanja pegawai yang menghabiskan Rp442,31 miliar.

Selain itu juga ada belanja barang Rp175,417 miliar, belanja hibah Rp17 miliar, belanja bantuan sosial 4,26 miliar, dan belanja bantuan keuangan Rp86,342 miliar.

Adapun pada pos belanja modal, realisasi serapan terbanyak berasal dari belanja irigasi dan jaringan senilai Rp31,866.

Menyusul di belakangnya antar lain belanja peralatan dan mesin senilai Rp30,6 miliar, bangunan dan gedung Rp22,281 miliar, belanja tanah Rp2,490 miliar, belanja aset tetap lainnya Rp1,796 miliar dan lainnya.

"Belanja operasi paling banyak memang untuk menggaji pegawai," kata Ifwandari.

Dari sektor pendapatan, Kulonprogo hingga akhir Agustus mampu mendulang realisasi pendapatan senilai Rp974 miliar atau 69,47 persen dari penganggaran Rp1,402 triliun.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejauh ini baru terealisasi Rp135,899 miliar dari target anggaran Rp221,215 miliar.

Adapun realisasi pendapatan transfer Rp772,387 miliar dan lain-lain pendapatan yang sah Rp66,092 miliar.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help