TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Peran Korporasi Media dan Masyarakat Sipil dalam Mewujudkan Masyarakat Berpengetahuan

Media dan masyarakat sipil merupakan dua dari sejumpah komponen dalam quintuple helix.

Peran Korporasi Media dan Masyarakat Sipil dalam Mewujudkan Masyarakat Berpengetahuan
Tribun Jogja/Panji Purnandaru
Suasana penyelenggaraan COMICOS 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Conference on Media, Communication, and Sociology (COMICOS) 2017 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) pada hari kedua, Jumat (08/09/2917).

Tema yang diangkat pada hari kedua adalah posisi dan peran korporasi media dan masyarakat sipil dalam pengembangan masyarakat berpendidikan.

Media dan masyarakat sipil merupakan dua dari sejumpah komponen dalam quintuple helix.

Hans Antiov, PhD (Knowledge Sector Initiative, Jakarta) pada COMICOS 2017 mengatakan, masyarakat berpengetahuan merupakan sekumpulan organisasi dan individu-individu pada sektor pengetahuan yang memiliki ketertarikan melakukan produksi, intermediasi, dan menggunakan pengetahuan sebagai bahan dari sebuah kebijakan.

"Dalam memproduksi pengetahuan salah satunya melalui penelitian yang memiliki integritas. Yang paling terpenting dari penelitian adalah intergritas, supaya data itu harus dapat dipercaya, tegasnya," jelasnya.

Pada masa ini, masyarakat juga memiliki kesempatan untuk memproduksi dan menyebarkan informasi melalui jejaring sosial salah satunya media sosial.

Surya Adi Pramana, MSi, Dosen FISIP UAJY mengatakan bahwa jaringan sosial dapat beroprasi di banyak tingkat mulai dari individu, keluarga hingga negara.

Namun sayangnya jejaring sosial terutama media sosial sering disalahgunakan.

"Maka dari itu perlu adanya literasi media supaya pengetahuan yang disebarluaskan memberi dampak positif," jelasnya.

Lanjutnya, informasi yang disedikan oleh media, dapat terus diakses oleh masyarakat sipil dan dapat digunakan dalam pemberdayaan masyarakat sipil.

Selain itu masyarakat sipil mampu juga mengunggah produk dan capaiannya melalui media hingga pada akhirnya pada model quintuple helix juga mengajak masyarakat untuk turut bersinergi dan mengarah pada tujuan pembagunan berkelanjutan yaitu masyarakat berpengetahuan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: app
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help