TribunJogja/

Kerukunan Lintas Agama Wujudkan Pembangunan Kulonprogo yang Lebih Maju

Perbedaan keyakinan dan agama tidak jadi permasalahan untuk membangun Kulonprogo yang lebih maju.

Kerukunan Lintas Agama Wujudkan Pembangunan Kulonprogo yang Lebih Maju
kulonprogokab.go,id
Suasana dialog kebhinekaan di Balai Budaya Desa Pagerharjo, Samigaluh, Minggu (10/9)

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Dialog kebhinekaan bertajuk 'Menuju Persaudaraan Sejati' digelar di Balai Budaya Desa Pagerharjo, Samigaluh, Minggu (10/9/2017).

Forum ini diikuti masyarakat lintas agama dengan fokus pembangunan Kulonprogo tanpa mempermasalahkan perbedaan keyakinan.

Ketua Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) Samigaluh, Suharto, pada Selasa (12/9/2017) mengatakan bahwa dialog kebinekaan ini untuk mewujudkan persaudaraan sejati serta membangun kebersamaan antar umat beragama.

Forum dialog ini telah dirintis sejak 1998 di Samigaluh.

Pihaknya berharap dari dialog itu nantinya tercipta suasana kondusif di wilayah utara seperti Samigaluh, Kalibawang, Nanggulan atau juga Kulonprogo secara keseluruhan.

Perbedaan keyakinan dan agama tidak jadi permasalahan untuk membangun Kulonprogo yang lebih maju.

"Dengan cita-cita membangun semangat bersatu itulah negara ini akan jadi negara yang maju dan kuat," kata Suharto yang juga anggota DPRD Kulonprogo dari Fraksi PKB tersebut.

Dalam dialog tersebut, turut hadir Bupati Kulonprogo dan beberapa tokoh keagamaan sebagai narasumber.

Di antaranya KH.Abdul Muhaimin (pimpinan PonPes Darul Umahat) dan Romo Suryo Nugroho (Seminari Mertoyudan) serta diikuti 250 peserta dari tokoh agama dan masyarakat lintas agama.(*)


Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help