TribunJogja/

Ini 4 Fakta Penemuan 2 Mayat Terbungkus Seprai Ditemukan di Sungai, Nomor 3 dan 4 Mengerikan

Bekas penganiayaan terlihat di bagian muka dan kepala belakang yang terluka.

Ini 4 Fakta Penemuan 2 Mayat Terbungkus Seprai Ditemukan di Sungai, Nomor 3 dan 4 Mengerikan
facebook
2 mayat ditemukan di sungai. 

TRIBUNJOGJA.COM, TANAH ABANG - Pemberitaan dihebohkan dengan penemuan mayat pengusaha garmen Husni Zarkasih dan istirnya Zakiah Husni yang diduga dibunuh dan jenazahnya dibuang di Sungai Klawing, Dusun Penisihan, RT 001/01 Desa Palumbungan, Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017).

Sungai Klawing, Dusun Penisihan, RT 001/01 Desa Palumbungan, Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah.

Melansir dari Warta Kota, keduanya ditemukan dalam kondisi kaki dan tangan terikat serta terbungkus bed cover.

Baca: 2 Mayat Terbungkus Seprai Ditemukan di Sungai, Diduga Korban Pembunuhan, Ini Videonya

Diketahui, Husni Zarkasih adalah pengusaha garmen di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dan juga memiliki usaha kos-kosan.

Bekas penganiayaan terlihat di bagian muka dan kepala belakang yang terluka.

"Ada bercak darah di atas jembatan. Kemungkinan korban di lempar dari jembatan ke sungai," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal, Polres Purbalingga, AKP Tarjono Sapto Nugroho, Senin (11/9/2017).

Jenazah kedua korban saat ini masih menjalani proses otopsi di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.

Berikut tim TribunWow.com himpun fakta-fakta terkait kasus dugaan pembunuhan yang menimpa pasangan suami istri ini.

Simak selengkapnya di sini!

1. Kronologi penemuan mayat

Pasca menemukan mayat pasutri ini, Satreskrim Polres Purbalingga langsung berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya Jakarta untuk mengungkap kasus tersebut.

Melansir dari Warta Kota, penyidik pun memintai keterangan sejumlah saksi termasuk keluarga korban.

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi pun sudah mengantongi sejumlah barang bukti antara lain bed cover, mukena, sarung, baju koko, peci, sandal, tali, dan batu bercak darah.

"Korban meninggal diperkirakan sejak 12 jam lalu,"kata Kepala Satuan Reserse Kriminal, Polres Purbalingga, AKP Tarjono Sapto Nugroho, Senin (11/9/2017).

Sementara, Kapolsek Bobotsari, AKP Ridju Setiyanto mengungkapkan bahwa kasus ini terungkap berawal dari informasi warga Plumbungan yang mencurigai benda diduga mayat mengapung di Sungai Klawing, pukul 05.30 WIB.

Sepuluh menit kemudian, anggota dari Polsek Bobotsari bersama tim Inafis mendatangi lokasi untuk mengidentifikasi temuan itu.

Posisi kedua mayat saat ditemukan berada berdekatan, sisi timur dan barat Jembatan Penisihan.

Kedua mayat itu terbungkus bad cover dengan tangan dan kaki terikat tali. "Jenazah tidak sampai dibuka di sini, langsung dibawa ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo untuk diotopsi," katanya.

Baca: 2 Mayat Terbungkus Seprai di Sungai, Polisi Temukan Bekas Penganiayaan

2. Sosok Husni Zarkasih yang dikenal sebagai pengusaha ulet

Melansir kembali dari Warta Kota, Husni Zarkasih ini dikenal sebagai pengusaha yang ulet.

Hal ini diungkapkan di akun Facebook Agso Suwantoro yang mengunggah foto almarhum saat berpose di tempat usahanya.

Dalam foto itu tertulis, Husni Zarkasih Sang Pemilik Alton Kids.

Beberapa tahun lalu ia pernah diwawancarai oleh SWA. Dalam berita itu disebutkan, Husni Zarkasih adalah orang di balik Alton Kids.

Ia adalah pengusaha garmen yang mendesain dan membesarkan pakaian anak merek Alton Kids dan jins anak merek Gear.

Diketahui, peraih gelar master bisnis internasional Jurusan Kebijakan Bisnis Universitas Indonesia (UI) ini sudah menggeluti industri garmen sekitar 18 tahun.

Masih menurut SWA, kalau saja waktu itu Husni tidak nekat, belum tentu ia menjadi pengusaha sukses seperti sekarang.

Tahun 1990 ia memutuskan keluar sebagai karyawan PT Krakatau Steel dan pindah haluan menjadi pebisnis garmen.

Keputusannya migrasi kuadran dari profesional menjadi entrepreneur sungguh tepat. Ia adalah pemilik sekaligus Presdir CV Husni Manufacturing, produsen garmen merek Alton Kids.

Pabriknya ada dua di Jakarta dan satu di Pekalongan. Sementara tokonya ada tiga di Pasar Tanah Abang dan di Cilegon. Dalam setahun total omsetnya mencapai Rp 9 miliar

Tak hanya itu, pada akun Facebook YPI Al Azhar, menyebutkan bahwa Husni Zarkasih adalah mantan Ketua Pendidikan Mubaligh Al Azhar.

"Telah berpulang ke rahmatullah Bapak Husni Zarkasih/58 tahun (Mantan Ketua Pendidikan Mubaligh Al Azhar) dan Ibu Zakiah/53 tahun (Istri) pada Senin 11 September 2017 di Purbalingga Jawa Tengah." dikutip dari Warta Kota.

Halaman
Editor: oda
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help