TribunJogja/

Duh, 118 Sekolah di Gunungkidul Belum Sesuai Standar Pendidikan

Ketersediaan anggaran untuk pendidikan yang terbatas membuat perbaikan tidak dapat dilakukan satu waktu.

Duh, 118 Sekolah di Gunungkidul Belum Sesuai Standar Pendidikan
Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
ILUSTRASI: Bupati Gunungkidul, Badingah, berbincang dengan panitia UNBK di SMK Negeri 1 Ngawen terkait pelaksanaan ujian, Senin (3/4/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ratusan sekolah di Gunungkidul, baik SD/MI ataupun SMP/MTs masih belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Dasar (Dikdas) yang ditetapkan pemerintah.

Banyak dari sekolah tersebut belum memiliki fasilitas pendidikan yang mencukupi untuk peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan, hingga kini masih sekitar 118 sekolah atau 16 persen dari sekolah yang ada di Gunungkidul, baik SD/MI ataupun SMP/MTs yang masih di bawah SPM Dikdas.

"Kami mendata sekitar 16 persen dari SD/MI, SMP/MTs yang ada di Gunungkidul masih di bawah SPM Dikdas," ujar Bahron, Selasa (12/9/2017).

Bahron mengatakan, sejumlah sekolah yang masih di bawah SPM Dikdas ini masih mengalami kekurangan fasilitas sekolah, misalnya ruangan kelas yang belum dilengkapi dengan meja, kursi yang cukup untuk sarana belajar siswa.

"Mereka masih kekurangan fasilitas sekolah, seperti ada beberapa sekolah yang masih menggunakan satu meja untuk tiga siswa, namun yang disyaratkan hanya satu siswa satu meja," ujar Bahron.

Bahron menuturkan, pihaknya akan segera melakukan perbaikan terhadap sekolah-sekolah yang masih mengalami kekurangan tersebut.

Namun ketersediaan anggaran untuk pendidikan yang terbatas membuat perbaikan tidak dapat dilakukan satu waktu.

"Kami membutuhkan setidaknya Rp 22,7 Miliar untuk memperbaiki kekurangan SPM Dikdas yang ada di sekolah-sekolah tersebut. Sementara anggaran kami terbatas, untuk itu kami juga membutuhkan bantuan dari semua pihak," ujarnya.

Dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2013 Tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di kabupaten/kota banyak standar pelayanan minimal pendidikan dasar yang harus dipenuhi oleh sekolah di Gunungkidul.

Selain kelayakan dan kelengkapan sekolah yang disoroti, juga jumlah ketersediaan dan kualitas tenaga pendidik yang ada yang harus dimiliki setiap sekolah.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help