TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Bupati Bantul Larang Tangkap Ikan dengan Cara Ini

Dalam peraturan tersebut disebutkan, bagi siapa saja yang melanggar akan ada denda yang memberatkan.

Bupati Bantul  Larang Tangkap Ikan dengan Cara Ini
TRIBUNJOGJA.COM / Hening Wasisto
Bupati Bantul, Suharsono tengah memberikan pakan di saluran irigasi yang disulap warga RT 04 Singosaren Wukirsari Imogiri Bantul, Selasa (12/9/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul telah mengeluarkan peraturan Bupati yang isinya antara lain dilarang menangkap ikan dengan jaring, setrum, racun dan alat lainnya yang bisa menyebabkan kerusakan lingkungan.

Dalam peraturan tersebut disebutkan, bagi siapa saja yang melanggar akan ada denda yang memberatkan.

Hal itu dijelaskan Bupati sewaktu melakukan peninjauan di saluran irigasi warga RT 04 Singosaren, Wukirsari, Dlingo, Bantul.

Perbup tersebut, kata Bupati Bantul, Suharsono, bertujuan untuk menjaga ekosistem ikan perairan umum, larangan menangkap ikan dengan setrum dan racun itu juga untuk mempertahankan ikan-ikan kecil tetap hidup.

Lebih lanjut Bupati menerangkan, dengan perbup larangan setrum ikan tersebut, diharapkan bibit ikan yang sudah disebar di perairan umum, seperti sungai, dapat berkembang biak dan tumbuh besar.

"Biar nanti kalau sudah besar silakan dipanen dengan dipancing. Sehingga menjadikan kegiatan positif mancing gratis," urainya.(*)

Penulis: sis
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help