TribunJogja/

Angkasa Pura I Minta Warga Pindah Sebelum Suro

Bulan Suro dalam sistem kalender Jawa dipercaya warga sebagai waktu yang kurang baik untuk agenda pindah rumah.

Angkasa Pura I Minta Warga Pindah Sebelum Suro
IST
Surat dari Angkasa Pura kepada warga di lahan bandara 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Project Manager Pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) PT Angkasa Pura I, Sujiastono menegaskan warga diminta mengosongkan lahan paling lambat 22 September 2017.

Hal itu sesuai isi surat perintah pengosongan lahan yang telah dilayangkannya kepada warga terdampak pembangunan bandara di Temon tersebut.

Ia pun menanggapi datar keengganan warga untuk segera pindah mengosongkan lahan saat Bulan Suro.

Bulan Suro dalam sistem kalender Jawa dipercaya warga sebagai waktu yang kurang baik untuk agenda pindah rumah.

Tanggal 1 Suro akan segera dijelang pada 21 September 2017 nanti.

"Ya kita harapkan pindah sebelum tanggal 21 toh. Kita minta kosong selambatnya 22 September," kata Sujiastono, Selasa (12/9/2017).

Ia justru mempertanyakan sikap warga terhadap pembangunan bandara tersebut.

Jika semua pihak mendukung agar bandara itu secepatnya beroperasi, menurutnya harus ada sikap dukungan untuk percepatan penyelesaian pembangunan dan solusi atas setiap kendala di lapangan.

"Kita ini mau bandara cepat jadi atau tidak? Kalau mau cepat jadi, ya bantu kami percepatan selesaikan kendala di lapangan. Gitu kan," kata Sujiastono.

PT AP I sebelumnya sudah melayangkan surat perintah pengosongan lahan kepada warga selambat-lambatnya 22 September 2017.

Surat perintah nomor API.484/LB.05.01/2017/PP.JOG-B itu dikirimkan kepada tiap warga penerima ganti rugi pembebasan lahan bandara.

Surat ditandatangani langsung oleh Project Manager Pembangunan NYIA bertanggal 7 September 2017.

Dalam surat tersebut, AP I meminta warga peserta relokasi yang telah menerima uang kerugian (kompensasi pembebasan lahan) namun masih menempati lokasi pembangunan untuk segera mengosongkan rumah atau bangunannya.

Hal ini mengingat proyek tersebut sudah masuk ke tahap landclearing dan akan segera dilakukan pembangunan fisik.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help