TribunJogja/

Alur BPJS di Rumah Sakit Bisa Dilompati dengan Kondisi Begini

Prosedur dari rumah sakit adalah bahwa pasien gawat darurat harus mendapatkan penanganan terlebih dahulu.

Alur BPJS di Rumah Sakit Bisa Dilompati dengan Kondisi Begini
TRIBUNJOGJA.COM/KURNIATUL HIDAYAH
Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Trisno Heru Nugroho 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Trisno Heru Nugroho menjelaskan bahwa semua pasien gawat darurat akan mendapatkan penanganan terlebih dahulu, terlepas apakah itu pasien umum atau pasien BPJS.

"BPJS bisa dilompati, asalkan darurat," ungkapnya, di ruang kerjanya, Selasa (12/9/2017).

Ia menegaskan, bahwa untuk aspek pembayaran adalah nomor dua.

Prosedur dari rumah sakit adalah bahwa pasien gawat darurat harus mendapatkan penanganan terlebih dahulu.

"Setelah membaik, baru diurus BPJS-nya atau kalau tidak ikut asuransi maka melakukan pembayaran. Namun pembayaran dilakukan ketika seluruh perawatan selesai hingga pasien dinyatakan boleh pulang. Tidak ada istilah DP dulu. Itu kalau di rumah sakit kami. Tapi tiap rumah sakit memiliki kebijakan sendiri-sendiri," bebernya.

BPJS, imbuhnya, juga menjamin pasien yang membutuhkan perawatan intensif di PICU atau ICU.

Untuk diketahui bersama, biaya perawatan yang dibutuhkan di PICU atau ICU lebih mahal daripada rawat inap umum walaupun mengambil kelas yang sama, sebut saja kelas VIP.

"Bisa free dengan BPJS (di ICU/PICU) asal ditempatkan sesuai kelas dan kepesertaan BPJS-nya. Perawatan di sana lebih mahal karena alat dan obat yang digunakan jumlahnya lebih besar. Kalau kisaran harga, saya tidak bisa menyebutkan karena itu berdasarkan kasus masing-masing pasien," tambahnya.

Pentingnya jaminan asuransi kesehatan seperti BPJS tersebut, dijelaskan Heru sangat menguntungkan masyarakat.

Ia pun mengingatkan, bagi masyarakat yang belum mengikuti BPJS kesehatan, maka sebaiknya segera mendaftar dan rutin membayar iuran tiap bulannya.

"BPJS itu penting. Jangan nunggu sakit dulu baru mendaftar," ucpanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help