TribunJogja/

Pemkab Ingin Pertahankan Wisata di Glagah

Pemkab akan berusaha menjembatani keinginan warga untuk terlibat dalam proyek bandara kepada pihak terkait.

Pemkab Ingin Pertahankan Wisata di Glagah
Tribun Jogja/ Yoseph Hary W
Seorang pengunjung menikmati suasana kawasan Laguna Pantai Glagah, beberapa waktu lalu. Laguna menjadi salah satu titik di kawasan Pantai Glagah yang bakal dimaksimalkan sebagai potensi wisata Kulonprogo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo berupaya menjembatani warganya agar bisa mengambil manfaat dari pembangunan bandara untuk perekonomian.

Sekretaris Daerah Kulonprogo, Astungkoro mengatakan Pemkab akan berusaha menjembatani keinginan warga untuk terlibat dalam proyek bandara kepada pihak terkait.

Demikian juga untuk pemberdayaan koperasi warga.

Walaupun, hal itu hampir mustahil dilakukan jika koperasi itu baru saja dibentuk lantaran belum punya rekam jejak kerja yang bisa ditawarkan.

"Kalau koperasi baru seumur jagung minta kerjaan ya repot pertanggungjawaban kerjanya nanti. Namun, soal tenaga kerja tentu akan kami sambungkan (dengan Angkasa Pura)," ujar Astungkoro menyikapi aspirasi dari Paguyuban Warga terdampak Bandara Pantai Selatan (Patra Pansel) saat audiensi di ruang kerjanya, Senin (10/9/2017).

Terkait pariwisata di selatan kawasan lahan bandara, Astungkoro mengaku pihaknya masih melakukan kajian penataan berdasarkan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Angkasa Pura I.

Pasalnya, perusahaan itu berencana membuat barrier di sisi selatan serta kajian terhadap sisi keamanan operasional bandara apabila ada keramaian wisatawan di dekat lahan bandara.

"Kami tetap berupaya ada wisata di Glagah. Memang belum ada kepastian tapi kami meminta ada akses jalan di sisi timur (berdekatan dengan ujung area landasan pacu bandara) untuk akses wisatawan ke pantai," kata Astungkoro.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help