TribunJogja/
Home »

Sport

KONI Pusat Akan Buat Sistem Data Olahraga Nasional

Sekitar 60 persen data telah didapat dari FGD yang digelar di 34 provinsi ini. Dari data tersebut dapat diketahui permasalahan yang ada di daerah

KONI Pusat Akan Buat Sistem Data Olahraga Nasional
TRIBUNJOGJA.COM/AMALIA FATHONATY
FGD Pengumpulan Data Pelaku dan Tenaga Keolahragaan Nasional digelar oleh KONI Pusat di Hotel Tara, Jalan Magelang, Kamis (7/9/2017) siang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Amalia Fathonaty

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - KONI Pusat menggandeng KONI DIY mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk pengumpulan data pelaku dan tenaga keolahragaan di DIY. FGD ini digelar pada Kamis (7/9/2017) pagi di Hotel Tara, Jalan Magelang.

Wakil Ketua Umum IV KONI Pusat K. Inugroho mengungkapkan pengumpulan data ini dimaksudkan untuk mendukung kesuksesan Asian Games 2018. FGD ini telah digelar di seluruh provinsi di Indonesia sejak Agustus lalu hingga akhir September ini.

Sekitar 60 persen data telah didapat dari FGD yang digelar di 34 provinsi ini. Dari data tersebut dapat diketahui permasalahan yang ada di daerah dan juga potensi olahraga yang ada.

"Kaitannya dengan data atlet, pelatih, sarana dan prasarana, juga tentunya terkait biaya dan pendanaan," ujar Inugroho kepada wartawan saat ditemui di sela FGD.

Selain itu, menurutnya masing-masing daerah memiliki potensi olahraga yang berbeda. "Masing-masing daerah tentu punya unggulan. Seperti di Yogya ada panahan dan sepeda," jelas Inugroho.

Pengumpulan data ini memang bukan merupakan program baru, tetapi Inugroho berharap dengan program ini dapat diperoleh data yang akurat. "Ini lebih pada guidance untuk daerah-daerah. Juga nantinya dapat menjadi sistem yang baku yakni Sistem Data Olahraga Nasional (Sisdoi) yang mudah diakses," terangnya.

Inugroho menambahkan, data tersebut juga penting untuk persiapan Asian Games 2018 di mana Indonesia menjadi tuan rumahnya. Dengan Sisdoi ini, data atlet dapat dilihat dengan jelas. Atlet-atlet ini nantinya dapat menjadi pelapis dari atlet-atlet yang telah masuk dalam Satlak Prima.

Dengan demikian diharapkan Indonesia dapat memperbaiki prestasi di Asian Games nanti setelah terpuruk di SEA Games kemarin.(TRIBUNJOGJA.COM)

Editor: Ari Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help