TribunJogja/

2.000 Atlet Bakal Ramaikan Popda Klaten

Sekitar 2.000 atlet pelajar dari berbagai tingkatan akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Klaten

2.000 Atlet Bakal Ramaikan Popda Klaten
Tribun Jogja/Angga Purnama
Ratusan karateka se Solo Raya mengikuti gashuku atau latihan bersama Karate di lapangan Bonyokan, Kecamatan Jatinom, beberapa waktu lalu. Cabang olahraga bela diri masih jadi andalan Kabupaten Klaten di ajang Popda Jawa Tengah 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sekitar 2.000 atlet pelajar dari berbagai tingkatan akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Klaten.

Kegiatan tersebut akan digelar pada 4 hingga 9 September mendatang.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Kostrad Budi Nugroho mengatakan sebanyak 2.000 atlet tersebut berasal dari pelajar SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat.

Adapun persiapan sudah dilakukan sejak dua bulan lalu.

"Tahun ini kebetulan tidak ada Popda tingkat Karisidenan Surakarta. Sehingga persiapan untuk Popda tingkat Kabupaten Klaten bisa lebih panjang," katanya, Jumat (1/9/2017).

Menurutnya dengan persiapan yang lebih panjang tersebut merupakan kesempatan bagi Kabupaten Klaten untuk menjaring bibit-bibit atlet unggulan.

Sehingga besar harapan atlet yang diseleksi melalui Popda Klaten mampu mengukir prestasi di jenjang selanjutnya.

"Harapan kami demikian, atlet-atlet asal Klaten akan lebih siap menghadapi Popda Karisedanan Surakarta dan Jawa Tengah. Dan tentu kami berharap dapat lolos di kancah nasional," paparnya.

Tahun ini Jawa Tengah menjadi tuan rumah Popnas XIV. Dengan penyelenggaraan even besar tersebut, Popda tingkat Karesidenan Surakarta ditiadakan.

Dengan kondisi tersebut, fokus Kabuaten Klaten tersedot pada Popda Klaten tahun 2017.

"Nanti atlet yang lolos akan dipersiapkan menghadapi Popda Karesidenan Surakarta dan Jawa Tengah tahun depan (2018)," ujarnya.

Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan di Popda Klaten tahun ini sebanyak 14 cabang olahraga, antara lain atletik, renang, senam, bulutangkis, sepakbola, bola voli, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja, pencak silat, karate, panahan, tae kwon do, dan basket. Khusus untuk tingkat SD, cabang olahraga basket tidak dipertandingkan. (ang/tribunjogja.com)

Penulis: ang
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help