TribunJogja/

Jurang Tembelan, Nikmati Romansa Berfoto Seperti di Atas Awan

Dibangun atas ide para kelompok umum di desa Kanigoro, awalnya Jurang Tembelan tersebut bukan menjadi tujuan tempat wisata.

Jurang Tembelan, Nikmati Romansa Berfoto Seperti di Atas Awan
tribunjogja/gilang satmaka
Spot selfie Jurang Tembelan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Wisata dengan spot selfie yang unik, belakangan ini mendadak bermunculan dan banyak digemari para pengunjung.

Tempat-tempat wisata dengan panorama alam dari ketinggian dan spot selfie yang menarik, saat ini menjadi wisata hits yang sepertinya wajib dikunjungi bagi sebagian kaum muda, untuk menghiasi setiap frame pada kamera atau akun media sosial mereka.

Banyak tempat-tempat wisata alam yang kini menggambungkan panorama serta nuansa alam dengan berbagai bentuk spot berfoto, yang tentunya memiliki ciri khasnya masing-masing disetiap tempat.

Salah satu tempat yang bisa anda kunjungi untuk berfoto dan merasakan sensasi ketinggian dengan panorama yang megah ialah Jurang Tembelan.

Spot selfie Jurang Tembelan.
Spot selfie Jurang Tembelan. (tribunjogja/gilang satmaka)

Terletak di Dusun Kanigoro, Mangunan, Dlingo Bantul, Jurang Tembelan sebenarnya sudah dibuka sejak tahun 2016 lalu sekitar bulan Juli.

Dibangun atas ide para kelompok umum di desa Kanigoro, awalnya Jurang Tembelan tersebut bukan menjadi tujuan tempat wisata.

"Awalnya tempat ini malah hanya sebagai warung serta kios-kios penjual makanan, yang dibuka dengan tujuan agar wisatawan yang habis berkunjung dari bukit panguk, dapat mampir ke sini untuk beristirahat dan mencicipi makanan di warung-warung yang telah dibuka," ungkap Yamroni selaku kepala pengelola jurang tembelan ini.

Spot selfie Jurang Tembelan.
Spot selfie Jurang Tembelan. (tribunjogja/gilang satmaka)

Ia juga menambahkan bahwa warung-warung tersebut buka hingga 24 jam, tujuannya untuk menampung wisatawan yang datang pagi untuk melihat sunrise di sekitar lokasi wisata lain,

"Biasanya para pengunjung dari luar kota itu datangnya malah tengah malam menjelang pagi hingga subuh. Ada yang jam dua pagi kadang juga subuh, jadi kami membuka warung disini untuk bermalam para pengunjung tersebut. Kasian mereka kalau sudah tiba pagi-pagi sekali untuk menikmati sunrise tapi beberapa tempat wisata belum semuanya buka," papar Yamroni.

Jurang Tembelan hingga saat ini dikelola oleh kelompok desa Kanigoro yang bekerjasama dengan pemilik tanah tempat tersebut.

Halaman
123
Penulis: gsk
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help