TribunJogja/

Tuk Si Bedug, Rasakan Aura Mistis dan Sensasi Beningnya Mata Air Petilasan Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga menancapkan tongkatnya ke dalam tanah dan pada saat itu juga keluarlah air dari dalam tanah tersebut.

Tuk Si Bedug, Rasakan Aura Mistis dan Sensasi Beningnya Mata Air Petilasan Sunan Kalijaga
Tribun Jogja/Gilang Satmaka
Tuk Si Bedug 

TRIBUNJOGJA.COM - Berkunjung ke tempat wisata bersejarah, menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang.

Banyak orang yang justru datang ketempat-tempat bersejarah yang mempunyai kisah yang luhur, yang menarik untuk disimak.

Beberapa kawasan yang merupakan bekas petilasan dengan kisahnya masing-masing dapat Anda kunjungi di kota Yogyakarta ini.

Salah satu tempat petilasan yang memiliki kisah menarik ialah Tuk Si Bedug.

Konon menurut cerita masyarakat sekitar Tuk Si Bedug ini merupakan sebuah mata air petilasan Sunan Kalijaga.

Terletak di daerah Margodadi, Seyegan, Sleman Yogyakarta, Tuk Si Bedug ini sudah ada sejak tahun 1553 Masehi.

Menurut cerita Jumari, seorang juru kunci di tempat tersebut, tuk ini ada karena permintaan Sunan Kalijaga kepada Tuhan.

Tuk Si Bedug
Tuk Si Bedug (Tribun Jogja/Gilang Satmaka)

"Saat itu Sunan Kalijaga sedang melakukan syiar agama Islam ke berbagai tempat. Saat di tengah perjalanan ia memutuskam untuk salat di tempat ini. Namun Sunan Kalijaga tidak menemukan setetes air sama sekali untuk wudu. Lalu ia berdoa dan meminta kepada Tuhan untuk membukakan mata air," papar Pria 62 tahun tersebut.

Jumari melanjutkan, bahwa akhirnya Sunan Kalijaga menancapkan tongkatnya ke dalam tanah dan pada saat itu juga keluarlah air dari dalam tanah tersebut.

Kemudian hingga sekarang airnya masih mengalir dan disebut tuk Si Bedug ini.

Halaman
1234
Penulis: gsk
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help