TribunJogja/

Satu Kotak Isinya Cuma Lima Keping Keripik Kentang, Tapi Harganya Bikin Geleng-geleng Kepala

Satu kotak makanan ringan ini, hanya berisi lima keripik kentang saja. Tapi siapa sangka, bahwa produk ini ternyata dibanderol sangat mahal

Satu Kotak Isinya Cuma Lima Keping Keripik Kentang, Tapi Harganya Bikin Geleng-geleng Kepala
Strike Chips
Keripik kentang ini dibanderol ratusan ribu rupiah, lantaran dikemas eksklusif dan terbuat dari bahan-bahan pilihan 

TRIBUNJOGJA.com - St.Erik's Brewery, produsen bir premium di Swedia yakin benar bahwa bir yang berkelas, harus disajikan pula dengan makanan ringan yang eksklusif. Ide inilah yang mendasari mereka untuk memproduksi kudapan edisi terbatas yang hanya diproduksi 100 kotak saja.

Satu kotak makanan ringan ini, hanya berisi lima keripik kentang saja. Tapi siapa sangka, bahwa produk ini ternyata dibanderol sangat mahal terutama untuk ukuran makanan ringan dengan isi lima keping.

Ya, produk yang diklaim sebagai keripik ketang terbaik di dunia ini dijual seharga 499.00 Kr atau setara dengan Rp 821 ribu.

Apa saja kelebihannya?

Keripik kentang ini dibuat berbagai bahan pilihan dan dikemas dengan kotak eksklusif. Bahkan untuk menjamin keasliannya, lima keping keripik kentang ini dilengkapi pula dengan sertifikat keaslian.

Adapun bahan-bahannya terdiri atas matsutake, yakni sejenis jamur yang paling banyak dicari di dunia. Jamur dalam kudapan ini berasal dari hutan pinus di wilayah utara Swedia yang dipetik engan tangan menggunakan sarung tangan katun untuk menjaga kualitasnya. Kedua keripik kentang ini juga diolah dengan truffle rumput laut yang hanya ada di perairan sekitar Kepulauan Faroe. Adapula bahan bernama Mahkota Dill, yang dipetik di Semenanjung Bjare di Swedia bagian selatan. Bahan ini dipilih karena rasanya yang kuat.

Keempat, Bawang Leksand, sejenis bawang merah yang hanya ditanam di sebuah kota kecil bernama Leksand di Swedia. Bawang ini hanya ditanam pada tanggal 18 Mei dan dipanen pada tanggal 10 Agustus. Mereka juga menambahkan cairan aromatik yang berasal dari proses pembuatan bir. Ini digunakan untuk memberikan rasa manis.

Sementara bahan dasar utamanya yakni kentang ammarnas yang berasal dari bukit di Ammarnas yang curam. Daerah ini sulit dijangkau sehingga seluruh prosesnya hanya bisa dilakukan dengan tangan tanpa bantuan peralatan apapun.

Nah, kamu berniat mencobanya? Sayangnya ketika websitenya dikunjungi, tertera tulisan SOLD alias sudah habis. (*)

Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help