TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Bermandikan Lumpur, Warga Demangan Ceria Sambut HUT RI ke-72

Tidak ada lagi kaus bola yang menjadi pembeda, semua sama berwarna coklat balutan lumpur.

Bermandikan Lumpur, Warga Demangan Ceria Sambut HUT RI ke-72
tribunjogja/arfiansyah panji purnandaru
Warga Padukuhan Demangan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman tengah asyik bermain sepakbola lumpur, Minggu (13/8/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Arfiansyah Panji Purnandaru

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gelak tawa penonton pecah tatkala sekumpulan pria bersarung berjoget mengikuti irama musik di sebuah petak sawah. Saat musik berhenti, permainan pun dilanjutkan.

Ya, Warga Padukuhan Demangan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman tersebut saat itu tengah asyik menonton pertandingan sepakbola lumpur, Minggu (13/8/2017).

Tidak ada lagi kaus bola yang menjadi pembeda, semua sama berwarna coklat balutan lumpur.

Jangan pula banyangkan gocekan lincah maupun umpan akurat. Tak peduli gawang mana, asal bola masuk semua orang riang.

Di lokasi tersebut memang tengah diadakan berbagai lomba yang digelar warga setempat. Kegiatan tersebut untuk memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia sekaligus merti dusun.

Suripto selaku ketua panitia menjelaskan acara kali ini digelar untuk memupuk semangat nasionalisme. Ia berharap pula semangat dan nilai-nilai perjuangan turun ke generasi muda.

Lanjutnya, selain sepakbola lumpur masih ada pula aneka perlombaan lain seperti memasukan kelereng, pecah air dan lomba lainnya.

"Sementara itu, Merti dusun sebagai wujud bersyukur kepada Tuhan atas segala limpahan rahmat salah satunya hasil pertanian. Puncaknya 26 Agustus akan ada wayangan," pungkasnya.

Sementara itu, Wardiyanto warga setempat menjelaskan selain kompak warga juga antusias.

Hal tersebut terbukti dari tingginya semangat masyarakat dalam mempersiapkan kegiatan mulai dari bergotong royong, bersih-bersih dan pengecatan.

"Antusias tinggi. Seperti dari malam sudah mulai pembenahan karena dari Kecamatan Depok ada juga lomba kebersihan lingkungan dan demangan yang ditunjuk," jelas Wardiyanto.

Lanjut Warduyanto acara tahunan rutin kali ini melibatkan peran pemuda lebih besar.

Untuk dana kegiatan, pemuda kreatif mencari sendiri dengan uang hasil pengumpulan sampah dan barang bekas. Dengan bank sampah, pemuda dapat mandiri menyelenggarakan acara. (*)

Penulis: app
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help