TribunJogja/

Polres Gunungkidul Tangkap Komplotan Pembobol ATM yang Beroperasi di Pulau Jawa-Sumatera 

Mereka meneliti setiap kamera pengawas, akses masuk dan keluar ATM, sistem pengamanan di lokasi, dan seluk beluk mesin ATM.

Polres Gunungkidul Tangkap Komplotan Pembobol ATM yang Beroperasi di Pulau Jawa-Sumatera 
Tribun Jogja/Rendika F
Kepolisian Resort Gunungkidul berhasil meringkus kawanan pelaku pembobolan ATM di toko modern di Siyono, Logandeng, Playen, Gunungkidul, Senin (17/7/2017) lalu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepolisian Resort Gunungkidul berhasil meringkus kawanan pelaku pembobolan ATM di toko modern di Siyono, Logandeng, Playen, Gunungkidul, Senin (17/7/2017) lalu.

Kawanan pencuri ini ternyata spesialis pembobol ATM dan beroperasi Jawa hingga Sumatera.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Muhammad Arif Sugiyarto, mengatakan, lima pelaku pembobolan yang berhasil ditangkap, yakni SUM (53), warga Tangerang, Banten; RF (37) warga Pasar Kliwon, Surakarta; AM (46) warga Banyumas, Jawa Tengah, ketiganya dibekuk di Solo.

Ia mengatakan, dua pelaku lainnya MJS (30) warga Tangerang yang tertangkap di Tegal, Jawa Tengah.

Satu lagi RUS (48) warga Tangerang, Banten, yang dibekuk di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Satu pelaku yakni MJS, diketahui merupakan mantan wartawan sebuah media bernama Koran Express Nasional dari kartu identitas yang ditemukan. Sementara tiga diantaranya memiliki hubungan kekerabatan. Mereka semua berasal dari Palembang, Sumatera Selatan," ujar Arif, Jumat (11/8/2017).

Polisi tengah melakukan olah tempat kejadian perkara pada peristiwa pembobolan atm di sebuat toko waralaba di Siyono, Logandeng, Playen, Gunungkidul, Senin (17/7/2017).
Polisi tengah melakukan olah tempat kejadian perkara pada peristiwa pembobolan atm di sebuat toko waralaba di Siyono, Logandeng, Playen, Gunungkidul, Senin (17/7/2017). (Tribun Jogja/Rendika F)

Arif mengatakan, dalam melancarkan aksinya, setiap anggota memiliki perannya masing-masing, seperti SUM (53) yang bertugas sebagai sopir dan pengawas, RF (37) bertugas menggambar dan mengawasi target, AM (46) bertugas mengawasi situasi, MJS (30) dan RUS (48) yang menjadi eksekutor.

Ia menuturkan, kawanan spesialis pembobol ATM ini selalu melakukan survey terhadap target lokasi.

Mereka meneliti setiap kamera pengawas, akses masuk dan keluar ATM, sistem pengamanan di lokasi, dan seluk beluk mesin ATM.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help