TribunJogja/

Kalau Ada Pungli Penerimaan Siswa, Lapor ke Kemendikbud Dulu

Muhadjir meminta bila ditemukan kasus pungli tidak langsung ditindak tetapi dilaporkan terlebih dahulu ke pihak Kemendikbud.

Kalau Ada Pungli Penerimaan Siswa, Lapor ke Kemendikbud Dulu
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Untuk mengatasi berbagai modus maladministrasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengaku sudah berkoordinasi dengan Menkopolhukam Wiranto.

Mendikbud mengaku bekerja sama dengan Saber Pungli yang berada di bawah arahan Menkopolhukam dalam mengatasi pungutan liar dalam proses penerimaan siswa baru.

Muhadjir meminta bila ditemukan kasus pungli tidak langsung ditindak tetapi dilaporkan terlebih dahulu ke pihak Kemendikbud.

"Saya sudah izin ke Pak Wiranto agar dikontak terlebih dahulu kalau dari Saber Pungli menemukan pungutan liar di sekolah. Setelah menerima laporan itu Kemendikbud akan langsung turunkan tim," ujarnya di Jakarta, Selasa (1/8/2017).

Muhadjir mencontohkan kasus penangkapan Kepala Sekolah SMAN 27 Kota Bandung beberapa hari lalu.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan daya tampung SMAN 27 itu dilakukan atas kesepakatan komite sekolah dengan orang tua siswa.

"Kasus itu berawal dari permintaan orang tua siswa agar sekolah meningkatkan kapasitas dari 10 rombongan belajar menjadi 14 kelas. Karena itu para orang tua sepakat untuk membantu, lalu kami turunkan tim dan bantu secara advokasi," terang Muhadjir.

Mendikbud menjelaskan bahwa kasus itu tidak bertentangan dengan Permendikbud 75 Tahun 2016.

"Selama suatu kasus tidak bertentangan dengan peraturan maka bisa kami bantu penyelesaiannya," tuturnya.

Editor: ribut raharjo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help