Ratusan Layang-layang Warna-warni Hiasi Langit Parangkusumo

Layang-layang ini adalah milik para peserta festival layang-layang Bantul Kite Festival 2017 yang pada tahun ini kembali digelar.

Ratusan Layang-layang Warna-warni Hiasi Langit Parangkusumo
tribunjogja/hening wasisto
Sejumlah layang-layang yang turut serta dalam Festival layang-layang Bantul Kite Festival 2017 di pantai Parangkusumo Kretek Bantul, Minggu (30/7/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ratusan layang-layang beterbangan di langit pantai Parangkusumo Kretek Bantul, Minggu (30/7/2017).

Tak ayal birunya langit pantai Parangkusumo siang kemarin semakin cantik dengan adanya layang-layang warna-warni yang menari-nari beradu dengan semilir angin pesisir pantai selatan.

Layang-layang ini adalah milik para peserta festival layang-layang Bantul Kite Festival 2017 yang pada tahun ini kembali digelar.

Adapun festival ini terselenggara buah kerjasama Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul beserta pecinta layang-layang Indonesia yang tergabung dalam "Pelangi Yogyakarta".

Dari keterangan Harjono, Ketua Pelangi Yogyakarta, Festival kemarin memperlombakan empat kategori.

Diantaranya, kategori layang-layang tradisional, layang-layang dua dimensi, layang-layang tiga dimensi dan layang-layang naga atau train.

Ada juga penjurian yang dilakukan oleh panitia. Dalam penjurian ini dilakukan dengan dua cara. Penjurian pertama dilakukan sebelum layang layang terbang.

Sejumlah layang-layang yang turut serta dalam Festival layang-layang Bantul Kite Festival 2017 di pantai Parangkusumo Kretek Bantul, Minggu (30/7/2017).
Sejumlah layang-layang yang turut serta dalam Festival layang-layang Bantul Kite Festival 2017 di pantai Parangkusumo Kretek Bantul, Minggu (30/7/2017). (tribunjogja/hening wasisto)

Dalam hal ini yang dinilai bagaimana cara meraut bambu serta menjahit kain, selain juga akan dinilai bagaimana pewarnaan dan komposisi warna layang-layang.

Penjurian kedua dilakukan saat layang-layang terbang. Dalam hal ini dinilai apakah layangan langsung naik atau tidak. Komposisi warna saat di atas. Serta uji ketahanan di udara selama lima menit.

Selain itu suara yang dihasilkan untuk layang-layang tradisional juga tak luput dari penjurian.

Halaman
123
Penulis: sis
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved