TribunJogja/

Secangkir Kopi Kaya Rasa ala Kopi Jo

Kopi tersebut dipadukan dengan bubuk cokelat, susu bubuk, susu murni, susu kental manis, krimer dan rempah-rempah.

Secangkir Kopi Kaya Rasa ala Kopi Jo
Tribun Jogja/Gaya Lufityanti
Mas Jo, panggilan akrabnya, memadukan kopi dengan berbagai rempah berkualitas tinggi. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -  Kopi yang biasanya memiliki rasa yang dominan pahit, disulap oleh Johanes Tan Joana Jaya (44) menjadi Kopi Jo yang kaya rasa.

Mas Jo, panggilan akrabnya, memadukan kopi dengan berbagai rempah berkualitas tinggi.

Mas Jo mengolah kopinya dari biji Kopi Robusta Temanggung yang diambil langsung dari petani di Temanggung.

Kopi tersebut dipadukan dengan bubuk cokelat, susu bubuk, susu murni, susu kental manis, krimer dan rempah-rempah.

Meskipun disajikan tanpa gula, namun kopi sudah memiliki cita rasa manis dengan bonus rasa rempah yang tajam.

Cara memasaknya pun terbilang unik. Mas Jo menggunakan kendi sebagai panci memasak, dan anglo sebagai pemanasnya.

Dengan traditional cooking yang diterapkannya, diharapkan bahan-bahan yang digunakan akan semakin keluar rasa naturalnya karena tidak bersentuhan dengan bahan logan maupun terkontaminasi gas.

"Sebelum memasak, kita harus tahu karakter bahan baku seperti apa, apakah sifat bahan tersebut mengikat bau atau tidak. Sebenarnya asal usul suatu bahan tidak begitu berpengaruh pada hasil akhir, yang terpenting adalah kemampuan orang tersebut dalam mengolah bahan tersebut. Prinsipnya, orang bisa masak bukan karena bahan bakunya, pasti enak," paparnya.

Dalam gelaran Pasar Kangen kali ini, Kopi Jo hanya menyajikan tiga menu, yakni Kopi Jo, Teh Tarik dan Cokelat yang bisa dinikmati secara panas maupun dingin.

Teh Tariknya juga memiliki citarasa yang tak kalah istimewa karena terbuat dari teh, susu, krimer dan rempah yang menjadi andalannya.

"Teh Tariknya sendiri ala India, lebih strong karena mengandung rempah," imbuhnya.

Sementara Cokelatnya sendiri dibuat dari perpaduan bubuk cokelat campur antara cokelat lokal dan merek ternama, serta rempah-rempah khas.

Buka mulai siang hari, men-menu Kopi Jo ini biasa terjual sampai 200 porsi setiap harinya. (tribunjogja.com)

Penulis: gya
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help