TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Penemuan Mayat di Gamping Sleman

Sebelum Gantung Diri, Diduga Korban Meminum Baygon

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Polsek Gamping di Kaliabu kemarin, Jumat (28/7/2017), ditemukan sebotol baygon di dalam mobil.

Sebelum Gantung Diri, Diduga Korban Meminum Baygon
Tribun Jogja/ Pradito Rida Pertana
Suasana di lokasi ditemukannya kedua mayat yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, Jumat (28/7/2017) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Polsek Gamping di Kaliabu kemarin, Jumat (28/7/2017), ditemukan sebotol baygon di dalam mobil.

Olah TKP ini terkait pasangan suami istri yang ditemukan tewas.

Panit I Reskrim Polsek Gamping, Iptu Fendi Timur mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap isi mobil korban, pihaknya menemukan sebotol obat serangga, baygon di dalam mobil tersebut.

Dari hasil pemeriksaan petugas inafis juga mengatakan terdapat aroma yang sama dari korban tersebut.

"Kita temukan baygon di dalam mobil, isinya sudah berkurang, dari hasil pemeriksaan inafis, muntahan yang keluar dari mulut korban gantung diri. Aromanya dari korban berbau baygon, sepertinya korban sebelum gantung diri meminum baygon itu," katanya saat ditemui di ruangan Kanit Reskrim Polsek Gamping, Sabtu (29/7/2017).

Baca: BREAKING NEWS : Warga Heboh! Dua Mayat Ditemukan di Banyuraden Gamping Sleman

Sambungnya, mengenai penyebab meninggalnya istri korban pihaknya belum bisa memastikan. Namun pihaknya menemukan jeratan di leher mayat perempuan tersebut.

Baca: Dua Mayat di Banyuraden Gamping Diketahui Adalah Pasangan Suami - Istri

Baca: FAKTA Mengejutkan Temuan Mayat Pasutri di Gamping. Saya Takut Wajahnya Menatap Saya

"Secara kasat mata, menurut hasil pemeriksaan kondisi korban berjenis kelamin perempuan ada jeratan di lehernya. Dari bekasnya ada serat-serat seperti tali tampar di leher korban, kalau talinya belum kami temukan. Dugaannya mengarah kesana (dibunuh), tapi kami masih menunggu hasil dari Rumah Sakit untuk kepastian penyebabnya," pungkasnya. (tribunjogja.com)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help