TribunJogja/

Kemampuan Rudal Balistik Korea Utara Semakin Mengerikan

Kementerian Pertahanan Jepang meyakini rudal yang diluncurkan Korea Utara pada Jumat (28/7/2017) kemarin adalah rudal balistik antarbenua (ICBM).

Kemampuan Rudal Balistik Korea Utara Semakin Mengerikan
ist
Rudal Korea Utara saat parade militer bulan Mei 2017 di hadapan berbagai wartawan asing di Pyongyang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kementerian Pertahanan Jepang meyakini rudal yang diluncurkan Korea Utara pada Jumat (28/7/2017) kemarin adalah rudal balistik antarbenua (ICBM).

Mengutip Media Jepang NHK, Sabtu (29/7/2017) malaporkan para pejabat kementerian mengatakan Korea Utara meluncurkan ICBM itu dari Mupyong-ri di provinsi Jagang di wilayah pedalaman sekitar pukul 11.42 malam di hari Jumat waktu Jepang.

"Mereka mengatakan rudal itu terbang ke arah timur laut sejauh sekitar 1.000 kilometer dan jatuh di zona ekonomi eksklusif Jepang sekitar 150 kilometer barat laut Pulau Okushiri di Provinsi Hokkaido, Jepang utara," demikian NHK melaporkan.

Rudal ICBM Korea Utara yang sebelumnya jatuh di zona ekonomi Jepang pada tanggal 4 Juli. Ini adalah kali keenam rudal jatuh di zona tersebut.

Otoritas Jepang sejauh ini tidak menerima laporan kerusakan terhadap kapal atau pesawat terbang.

Para pejabat pertahanan memperkirakan rudal itu terbang selama sekitar 45 menit, sekitar 5 menit lebih lama dibandingkan ICBM yang diluncurkan Korea Utara pada tanggal 4 Juli.

Rudal itu mencapai ketinggian lebih dari 3.500 kilometer, atau sekitar 1.000 kilometer lebih tinggi dibandingkan peluncuran sebelumnya. Lama dan ketinggian kedua peluncuran tersebut melampaui peluncuran-peluncuran lainnya oleh Korea Utara.

Para pejabat kementerian yakin rudal ini memiliki jangkauan maksimum lebih dari 5.500 kilometer. 

Mereka yakin rudal itu ditembakkan pada apa yang disebut sebagai lintasan yang lebih tinggi dari yang normal, kemungkinan agar tidak jatuh di tanah.

Metode yang sama juga digunakan pada peluncuran ICBM pada tanggal 4 Juli.

Halaman
12
Editor: dik
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help