TribunJogja/

Nenek Nurbaiti Gagah Berani Lawan Perampok Sendirian

Nurbaiti Hasbi (52), nenek asal Desa Lhok Reudeup, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara berhasil menggagalkan perampokan terhadap dirinya.

Nenek Nurbaiti Gagah Berani Lawan Perampok Sendirian
Serambi/Jafaruddin
Lemari milik Nurbaiti yang sempat diobrak-abrik perampok. 

TRIBUNJOGJA.COM - Nurbaiti Hasbi (52), nenek asal Desa Lhok Reudeup, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara berhasil menggagalkan perampokan terhadap dirinya.

Aksi itu dilakukan nenek tersebut dengan cara melawan ketika dicekik seorang pria yang tak dikenalnya saat ia sedang membaca Yasin di rumahnya, Rabu (26/7) sekitar pukul 20.30 WIB.

Akibat kejadian itu, Nurbaiti mengalami luka gores di tangan kiri dan bajunya sobek terkena pisau yang digunakan pelaku.

Informasi yang diperoleh Serambi, saat itu Nurbaiti sedang membaca Yasin di rumahnya seusai melaksanakan salat Isya.

Tiba-tiba, lampu rumahnya padam. Sedangkan rumah di sekitarnya masih menyala. Lalu, Nubaiti bertanya mengapa lampu rumahnya dimatikan.

“Pertanyaan korban saat itu tak ada yang menjawab. Lalu, tiba-tiba masuk seorang pria ke rumahnya dan langsung mencekik leher korban dari belakang. Pria itu menanyakan kepada korban dimana menyimpan uang dan emas, tapi korban tidak menjawab,” jelas Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye, AKP Teguh Yano Budi, kemarin.

Lalu, kata AKP Teguh, korban berusaha melepaskan diri dari cekikan pria tersebut dengan cara terus melawan, sehingga bajunya robek di bahu sebelah kiri dan lehernya.

Setelah berhasil melepaskan diri dari pelaku, Nurbaiti langsung ke luar rumah dan berteriak meminta tolong.

“Mendengar teriakan korban, pelaku langsung kabur melalui pintu belakang rumah korban,” ungkapnya.

Setelah itu, anak korban, Husni (30) yang tinggal berdekatan masuk ke rumah ibu untuk memastikan apa yang terjadi.

“Anak korban melihat pintu belakang rumah ibunya sudah terbuka dan isi lemari sudah terbongkar,” kata Kapolsek seraya menyatakan pelaku diduga masuk ke rumah itu melalui pintu depan karena tak terkunci.

Saat kejadian tersebut, kata AKP Teguh, suami korban yaitu H Ismail Umar (62) sedang berada di masjid. Tak lama kemudian, tiba petugas Polsek Tanah Jambo Aye untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Hasil penyelidikan sementara, korban sengaja mematikan lampu di Miniature Circuit Breaker (MCB) atau alat pembagi arus sebelum masuk ke rumah korban,” kata Kapolsek.

Ditambahkan, Pelaku menggunakan pisau saat beraksi dan jumlahnya diperkirakan satu orang. Namun, tak ada barang milik korban yang hilang akibat kejadian tersebut. (Serambi Indonesia/Jafar)
 

Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help