TribunJogja/

Ternyata Ini yang Bikin "Gemes" Kepiting Gemes Pak Mamo. Duh!

Pertama, pedesnya sangat nendang. Bumbu saus pedas hitam yang membaluri tubuh kepiting terasa lembut ada awalnya.

Ternyata Ini yang Bikin
Tribun Jogja/Setya Krisna S
Kepiting Gemes Pak Mamo di cabang Pantai Sari Pekalongan 

TRIBUNJOGJA.COM, PEKALONGAN - Kepiting Gemes Pak Mamo adalah salah satu spot kulinari yang cukup tenar di Pekalongan hingga Pemalang.

Brand "gemes" jadi pemantik daya tarik, karena bikin orang penasaran apanya sih yang bikin gemes? Cita rasa? Cara penyajian? Atau apanya?

Setelah menjajal menu Kepiting Gemes Pak Mamo di cabang Pantai Sari Pekalongan akhir pekan lalu, rupanya memang menunya bisa bikin gemes.

Pertama, pedesnya sangat nendang. Bumbu saus pedas hitam yang membaluri tubuh kepiting terasa lembut ada awalnya.

Ini bikin santapan jadi lahap di mulut. Setelah beberapa suapan, rasa pedas itu barulah menjalari sekitar bibir, rongga mulut, hingga lambung pun mulai panas.

Buat yang tak kuat pedas, jangan coba-coba cari perkara ye! Pemantik gemes kedua, tentu saja daging kepitingnya yang lezat dicocol sausnya yang aduhai.

Ketiga yang tambah bikin gemes, dan ini pembedanya, Pak Momo sediakan lemper dan munthu alias alat ulegan sambal untuk setiap sajian menu kepiting. Buat apa?

Buat mecahin cangkang kepitingnya! Ahaayy....walhasil di rumah makan Pak Momo, suara gubrak-gubrak.... dag-dug-dag..., jadi warna lain ketika konsumen memukuli cangkang kepiting menggunakan ulegan.

Kepiting Gemes Pak Mamo di cabang Pantai Sari Pekalongan
Kepiting Gemes Pak Mamo di cabang Pantai Sari Pekalongan (Tribun Jogja/Setya Krisna S)

Penggunaan ulegan untuk memecahkan cangkang kepiting ini "diferensiasi" Pak Momo, dari yang umumnya menggunakan tang khusus di restoran-restoran sea food.

Tapi sekaligus juga mengingatkan cara yang paling primitif yang sesungguhnya telah dilakukan para hominid purba, menggunakan batu untuk memecahkan kerang atau tulang untuk diambil dan dikonsumsi isinya. :)

Halaman
123
Penulis: xna
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help