TribunJogja/

KPK Ingin Membangun Budaya Integritas Melalui Workshop

Berbagai materi akan diberikan oleh pihaknya guna membangun integritas di kalangan pemimpin, khususnya di DIY.

KPK Ingin Membangun Budaya Integritas Melalui Workshop
Tribun Jogja/Pradito Rida P
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X saat memberi sambutan dalam acara Workshop Pembangunan Budaya Integritas di DIY di ruang Sadewa, Hotel Inna Garuda Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar workshop bertajuk Pembangunan Budaya Integritas di DIY di ruang Sadewa, Hotel Inna Garuda Yogyakarta.

Dalam workshop ini, KPK ingin mewujudkan budaya integritas kepada para peserta workshop yang notabennya adalah para pejabat di pemerintahan DIY.

"Tujuan workshop ini, yaitu ingin mewujudkan budaya integritas di level pimpinan yang berada di DIY," ucap Anto Ikayadi selaku fungsional pendidikan dan pelayanan masyarakat, kedeputian bidang pencegahan di KPK. Selasa (18/7/2017).

Lanjut Anto, berbagai materi akan diberikan oleh pihaknya guna membangun integritas di kalangan pemimpin, khususnya di DIY.

Menurutnya, integritas itu penting bagi kalangan pejabat agar proses kepemimpinan berjalan lancar dan tidak melenceng dari ketentuan yang berlaku.

"Untuk materi yang disampaikan, nanti akan ada penjelasan tentang integritas. Itu perlu diberikan pada peserta karena masih banyak perberbedan pandangan mengenai apa itu integritas. Intinya ada tiga hal yang akan diberikan dalam workshop ini yaitu, nilai, sistem, dan kepemimpinan. Integritas itu sangat amat penting bagi pejabat di DIY, karena tanpa integritas semuanya akan rusak dan tidak berjalan dengan baik," ucap Anto disela-sela acara workshop.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melakukan workshop mengenai integritas kepada pimpinan di daerah lain, dan ini bukan kali pertamanya memberikan workshop.

"Kami sudah beberapa kali melakukan pelatihan kepada kepala daerah seperti ini. Sebelumnya sudah ada daerah Jawa Tengah, Papua, Kalimantan Timur, dan saat ini DIY yang menerima pelatihan ini," pungkasnya. (*)

Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help