TribunJogja/

Haryadi Suyuti Ambil Hikmah Dari Penetapan Setya Novanto Jadi Tersangka Kasus e-KTP

Haryadi Suyuti mengatakan pihaknya meminta anggota tetap solid pascapenetapan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto sebagai tersangka

Haryadi Suyuti Ambil Hikmah Dari Penetapan Setya Novanto Jadi Tersangka Kasus e-KTP
tribunjogja/azka ramadhan
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, saat membuka acara Gema Takbir Jogja (GTJ) 2017, di Halaman Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta, Sabtu (24/6/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Daerah Istimewa Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan pihaknya meminta anggota tetap solid pascapenetapan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP.

Selain itu, Haryadi pun mengaku banyak mengambil hikmah dan pelajaran dari kasus ini.

"Kami minta teman-teman di DPD untuk tetap solid dan tidak usah melu-melu (kasus ini)," kata Haryadi saat dihubungi, Selasa (18/7/2017) siang.

Dia menambahkan, saat ini langkah yang akan ditempuh untuk semakin membuat solid anggota DPD 1 dan 2 adalah dengan menunggu petunjuk DPP Golkar.

Dia menambahkan, saat ini teman-teman di DPD Golkar DIY pun tidak terlalu menggagas permasalahan ini.

"Semua fokus pada kegiatan masing-masing," ujar Wali Kota Yogyakarta ini.

Meski meminta para anggota dari partai berlambang pohon beringin ini untuk tidak ikut-ikut terpancing dengan penetapan status dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Haryadi mengaku mengambil banyak pelajaran dari kasus yang menimpa Setya Novanto ini.

Pelajaran ini pun bisa menjadi bahan untuk menentukan langkah bagi anggota partainya.

"Tentu kami mengambil banyak pelajaran dan hikmah dari kasus ini," jelasnya.

Dia juga menegaskan, komitmen partainya untuk tetap mengusung semangat anti korupsi. Hal ini bisa dilihat dari visi dan misi organisasi dan juga pakta integritas anggotanya.

"Ini (semangat tidak korupsi) sudah jadi komitmen," tandasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ais
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help