TribunJogja/

Pekan Seni Grafis Yogyakarta, Tampilkan Puluhan Karya Grafis dari 1940 Hingga 2017

Namun, tak banyak dari masyarakat Indonesia yang mengerti bagaimana proses penciptaan dari karya seni grafis.

Pekan Seni Grafis Yogyakarta, Tampilkan Puluhan Karya Grafis dari 1940 Hingga 2017
tribunjogja/septiandri mandariana
Karya grafis dari lukisan ESPANA ciptaan Salvador Dali. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Septiandri Mandariana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seni grafis bukanlah sesuatu yang asing di tengah masyarakat Indonesia. Bahkan barang-barang yang ada di sekitar masyarakat seperti uang, perangko dan lainnya tercipta dari proses grafis.

Namun, tak banyak dari masyarakat Indonesia yang mengerti bagaimana proses penciptaan dari karya seni grafis.

Misalnya seperti apa teknik yang digunakan untuk menciptakan karya seni grafis, alat yang digunakan dan masih banyak lagi.

Berdasar dari keprihatinan itu, Studio Grafis Minggiran bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan DIY pertama kalinya menggagas sebuah helatan untuk mengembangkan seni grafis di kalangan masyarakat Yogyakarta, bernama Pekan Seni Grafis Yogyakarta (PSGY), yang siap digelar besok, Selasa (18/7/2017) dan berlangsung sampai 31 Juli 2017 mendatang di Jogja Nasional Museum (JNM)

Dwi Wardani Naraswari, Staf Seksi Seni Rupa Disbud DIY menuturkan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dari pihaknya bersama Studio Grafis Minggiran sebagai penggagas, untuk memberi dukungan terhadap salah satu cabang kesenian tersebut.

"Acara ini dianggap penting karena seperti yang kita ketahui bahwa Yogyakarta memiliki populasi pegrafis terbesar di Indonesia," tutur Dwi dalam press conference PSGY, Senin (17/7/2017) sore di JNM.

Bambang Toko Witjaksono, Kurator PSGY melanjutkan, bahwa dalam acara tersebut setidaknya akan ada sebanyak 42 karya-karya grafis yang tercipta sejak tahun 1940 sampai 2017.

Tak hanya itu, 15 karya koleksi dari Jurusan Seni Grafis ISI Yogyakarta pun siap berkontribusi dalam acara ini.

Yang lebih menariknya adalah dengan hadirnya karya grafis yang dibuat persis dengan lukisan berjudul "ESPANA" ciptaan Salvador Dali.

Kata Bambang, karya grafis yang diciptakan berdasarkan dari karya lukis Salvador itu hanya ada 300 buah di dunia.

"Karya lukisannya sendiri diciptakan Salvador pada tahun 1938, dan diperbanyak menjadi karya grafis sekitar tahun 1940-an," ujar Bambang.

Tak hanya menampilkan karya-karya grafis dalam bentuk pameran, pihaknya pun siap menggelar berbagai rangkaian workshop seni grafis yang boleh diikuti masyarakat umum secara gratis. (*)

Penulis: abm
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help