TribunJogja/

Liga 2

Paseopati Berharap Persis Solo Tak Dapat Sanksi

Pasoepati berharap, Persis tak mendapat sanksi pascabentrok antar-suporter yang berlangsung di laga Persis dijamu PSIR Rembang di Stadion Krida,

Paseopati Berharap Persis Solo Tak Dapat Sanksi
KOMPAS.COM/FERRIL DENNYS
Suporter Persis Solo, Pasoepati. 

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO – Pasoepati berharap, Persis tak mendapat sanksi pascabentrok antar-suporter yang berlangsung di laga Persis dijamu PSIR Rembang di Stadion Krida, Rembang, Minggu (16/7/2017).

Harapan ini diungkapkan Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, Senin (17/7/2017).

“Seharusnya tidak terkena sanksi, dan jangan sampai. Justru panpel tuan rumah yang perlu ditelurusi. Batu, botol air mineral, hingga banyak sekali supporter bisa masuk ke tengah lapangan,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, pertandingan lanjutan Liga 2 Grup 4 antara PSIR Rembang kontra Persis ricuh.

Kerusuhan antar-suporter pecah, setelah PSIR Rembang mencetak gol yang dianggap Persis lebih dulu dalam posisi offside.

Aksi saling lempar botol antar-kedua suporter pun tak terelakkan.

Menurut Ginda, setelah kericuhan tersebut, suporter tuan rumah masuk ke tengah lapangan Stadion Krida.

Sementara, Pasoepati dievakuasi meninggalkan stadion dan langsung dipulangkan ke Solo.

“Soal ditundanya pertandingan nanti seperti apa, kami ikut aturan PSSI saja,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, ditundanya pertandingan antara PSIR dan Persis tersebut dikarenakan force majeur dan human error.

Pihaknya pun berharap, PSSI tegasi menangani kejadian tersebut.

“Kami tidak ingin berandai-andai namun badan liga harus bisa memberikan konsekuensi yang jelas,” ujarnya.

Ginda meyakini, PSSI dapat memberikan keputusan yang adil bagi kedua klub yang sedang berjuang di kompetisi Liga 2 itu.

“Komdis PSSI pasti lebih tahu setelah melihat temuan-temuan di lapangan,” jelasnya. (Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti)
 

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help