TribunJogja/

Kisah Warga Gunungkidul Berburu Air di Telaga Kering

Sejak musim kemarau melanda, dirinya kesulitan air. Tak ada sumber air lain yang ada di sana. Sumur tak mengeluarkan air karena tak cukup dalam,

Kisah Warga Gunungkidul Berburu Air di Telaga Kering
TRIBUNJOGJA.COM | Rendika Ferri Kurniawan
Sukini mengambil air dari lubang di Telaga Banteng yang ada di Padukuhan Ngricik, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul sudah sejak lama mengering, Minggu (16/7/2017). 

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Budhi Harjo, mengatakan, pihaknya telah memerintahkan upaya droping air di tujuh kecamatan, yakni Panggang, Purwosari, Tepus, Tanjungsari, Paliyan, Rongkop, dan Girisubo.

Wilayah ini meliputi 32 desa, 254 padukuhan dengan jumlah kepala Keluarga 9.046, dan 45.230 jiwa. Dropping air diberikan secara berkala di setiap wilayah.

"Bantuan air masih terus kami berikan kepada warga yang mengalami kekeringan, jika ada yang sulit air, dapat melaporkan, kami akan tindak lanjuti," ujar Budhi. (TRIBUNJOGJA.COM | Rendika Ferri Kurniawan)

Penulis: rfk
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help