TribunJogja/

Kisah Warga Gunungkidul Berburu Air di Telaga Kering

Sejak musim kemarau melanda, dirinya kesulitan air. Tak ada sumber air lain yang ada di sana. Sumur tak mengeluarkan air karena tak cukup dalam,

Kisah Warga Gunungkidul Berburu Air di Telaga Kering
TRIBUNJOGJA.COM | Rendika Ferri Kurniawan
Sukini mengambil air dari lubang di Telaga Banteng yang ada di Padukuhan Ngricik, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul sudah sejak lama mengering, Minggu (16/7/2017). 

Semula ada belasan lubang bekas galian warga, namun sebagian besar sudah mengering hanya sisa sekitar tiga lubang yang masih berair. Ceruk air sedalam 50 cm itu semakin lama makin surut karena diambil setiap hari.

Biasanya Sukini mengambil dan memasukkannya ke dalam jeriken terlebih dahulu. Baru setelah semalam, dirinya mengambil air yang agak bersih setelah diendapkan.

"Sekarang hanya tinggal tiga yang masih tersisa, kami manfaatkan sebaik mungkin sebelum benar-benar kering," ujar wanita beranak dua tersebut.

Selain Sutini, Watinah (63) juga turut mengambil air dari lubang-lubang di telaga Banteng. Selain untuk keperluannya sehari-hari, dirinya juga memanfaatkan air yang tersisa untuk minum ternak.

"Yah itung-itung menghemat membeli air, untuk masak, juga untuk minum ternak, kami memakai lubang air ini," ujarnya.

Watinah juga mengeluhkan kondisi desanya yang terkena kekeringan. Sudah sejak sebelum puasa, warga kesulitan mencari air, hingga terpaksa membeli air dari swasta.

Ia berharap agar pemerintah dapat peduli akan kondisi warga desa saat ini yang mengalami krisis air. Melalui bantuan air atau dengan menyambungkan saluran air menuju ke tempat tinggalnya.

"Kami hanya butuh air saja bukan macam-macem, setiap tahun kami kekeringan seperti ini, dan terus menerus berulang, kami harapkan pemerintah dapat peduli," ujarnya.

Sukini dan Watinah hanya sebagian kecil dari warga Gunungkidul yang tinggal di tujuh wilayah Kecamatan yang terdampak kekeringan. Mereka kesulitan air, sampai-sampai harus membeli air dari pihak swasta.

Sejauh ini bantuan dari pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih tak mencukupi kebutuhan air bersih untuk warga yang kesulitan air.

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help